Sekolah Tatap Muka, Imbangi Evaluasi Mingguan

YOGYA(KR) – Pemerintah tak lagi menggunakan peta zona risiko Covid-19 dalam menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka. Karena mulai Januari 2021, sekolah-sekolah bisa menggelar pembelajaran tatap muka asalkan memenuhi persyaratan dan mendapatkan izin dari Pemda. Yang terpenting, proses pembelajaran tatap muka yang dilakuakan terbatas, harus ada evaluasi secara berkala, yakni setiap minggu

“Kebijakan itu diambil tentu karena keterpaksaan dengan mempertimbangkan learning output dan outcome terbaik agar kualitas pendidikan dapat merata pada setiap peserta didik. Oleh karena itu, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah bagaimana agar proses pembelajaran dilaksanakan dengan protokol kesehatan benar-benar terimplementasi selama proses pembelajaran berlangsung,” kata pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof Dr Ariswan MSi DEA di Yogyakarta, Minggu (22/11).

Menurut Ariswan, hal utama yang harus dilakukan adalah interaksi guru dan siswa serta antar siswa menjadi perhatian utama, disamping protokol kesehatan terkait pencegahan Covid yang telah ditetapkan. Interaksi itu, terkait dengan banyaknya peserta didik. Banyaknya peserta didik harus diatur sehingga prinsip jaga jarak pada standar prosedur Covid harus dipenuhi. Untuk memenuhi jaga jarak secara otomatis yang tidak bisa dihindari adalah masuk secara bergantian.

BERITA REKOMENDASI