Selama Ramadan, Pemohon SIM Meningkat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Selama bulan Ramadan, terjadi peningkatan perihal urusan Surat Izin Mengemudi (SIM), baik permohonan baru maupun perpanjangan SIM C dan SIM A. Jika sebelumnya, setiap harinya berkisar 90-100 pemohon, saat ini meningkat menjadi 100-130 pemohon/hari.

Terkait pandemi Covid-19, pelayanan SIM di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polresta Yogyakarta di Patuk, diterapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran virus korona. Mengenai jam pelayanan pendaftaran di Satpas Polresta Yogyakarta, Senin-Kamis, pukul 08.00-10.30 (permohonan baru) dan 08.00-11.00 (perpanjangan). Sedangkan Jumat-Sabtu, pukul 08.00-10.00.

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta Polda DIY Kompol Candra Lulus Widiantoro SIK melalui Kasubnit 2 Regident Satlantas Polresta Ipda Annisa Hemas Tiara STrK, Senin (03/05/2021) menjelaskan peningkatan pemohon SIM baru maupun perpanjangan tidak lepas dari semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas (tiblantas). Terlebih lagi dalam satu bulan terakhir ini jajaran kepolisian menggelar Operasi Keselamatan Progo 2021, dan akan disusul Operasi Ketupat Progo 2021 yang dimulai Kamis (06/05/2021) hingga Lebaran.

Annisa Hemas menyampaikan dua operasi tersebut menjadi salah satu penyebab masyarakat sadar bahwa pada saat berkendara wajib memiliki SIM, selain membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan perlengkapan lain. Pengendara sepeda motor wajib memakai helm pengaman dan sepeda motor harus disertai perlengkapan yang memadai demi keamanan dan kenyamanan.

“Karena itulah, masyarakat yang belum memiliki SIM, saat ini berusaha untuk mengajukan permohonan baru,” jelas Annisa Hemas.

Mengenai prosedur permohonan SIM, baik baru maupun perpanjangan pemohon wajib melakukan cek kesehatan dan tes psikologi. Setelah memenujhi syarat-syarat administrasi, pemohon wajib pula menjalani ujian teori dan ujian praktik sebagai syarat terpenuhinya ketentuan kecakapan berkendara.

“Setiap pemohon SIM baru maupun perpanjangan, harus menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan hasil cek kesehatan serta tes psikologi,” tandas Annisa Hemas.

Kepada masyarakat yang berniat mengajukan permohonan SIM baru maupun perpanjangan, dipersilakan datang langsung ke Satpas Patuk. Petugas akan memberi panduan mengenai tata cara permohonan SIM.

Dalam kesempatan sama, Annisa Hemas menyampaikan Satlantas Polresta Yogyakarta memiliki inovasi baru dalam pelayanan SIM, yakni ‘Dolan Jogja’ yang bekerja sama dengan Grab. Pemohon yang setuju menggunakan pelayanan ‘Dolan Jogja’ akan mendapatkan prioritas foto, kemudian setelah foto bisa kembali.

Nantinya SIM yang sudah jadi akan diantar ke alamat, menggunakan jasa Grab. Inovasi ‘Dolan Jogja’ diharapkan bisa mengurangi kerumunan di ruang tunggu dan sangat efektif untuk para pekerja yang waktunya terbatas. “Setalah memenuhi semua persyaratan dan foto, pemohon bisa langsung pulang,” jelas Annisa Hemas.

Mengenai mekanisme pendaftaran ‘Dolan Jogja’ secara offline, meliputi datang ke lokasi dan mengisi manual formulir pendaftaran, datang ke Satpas Polresta Yogyakarta dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan dan melakukan identifikasi (foto, sidik jari dan tanda tangan), mengisi form dan diinformasikan estimasi biaya pengiriman serta mengkonfirmasi alamat pengiriman, pemohon SIM dapat meninggalkan Satpas dan menunggu kornfirmasi SIM telah tercetak melalui WA, dan SIM akan diantar menggunakan GrabExpress dan pemohonm SIM akan membayar biaya pengiriman di alamat tujuan. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI