Seleksi CPNS Pemda DIY, Calon Peserta Baru Tanyakan Persyaratan

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski pendaftaran online seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemda DIY sudah bisa dilakukan sejak Senin (11/11/2019) malam, namun sampai Selasa (12/11/2019) belum ada yang mendaftar secara online. Diduga hal ini karena ketatnya persaingan dan masih adanya instansi maupun pemerintah kabupaten/kota yang belum mengumumkan seleksi CPNS, sehingga membuat mereka lebih bersikap selektif dalam menentukan pilihan.

"Berdasar data, sampai Selasa sore belum ada calon peserta seleksi CPNS yang mendaftar di Pemda DIY. Padahal yang mencari informasi, termasuk lewat media sosial, terkait proses seleksi CPNS dan persyaratannya, sudah sekitar 3.000 orang," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Agus Supriyanto saat dihubungi KRJOGJA.com, Selasa (12/11/2019).

Agus menduga, para calon peserta seleksi CPNS lebih memilih menunda melakukan pendaftaran. Tujuannya untuk memastikan posisinya benar-benar aman. Mengingat semua instansi dan kabupaten/kota belum mengumumkan seleksi CPNS. Jadi pendaftar lebih memilih melihat banyak sedikitnya peluang yang dimiliki, 

"Bila dilihat dari perkembangan dan situasi yang ada, calon peserta seleksi CPNS lebih memilih mendaftar pada pertengahan sampai akhir pendaftaran. Selain untuk mengantisipasi adanya trouble (gangguan), mereka berharap bisa memetakan peluang yang dimiliki," ungkap Agus.

Saat dimintai tanggapan soal kemungkinan adanya gangguan teknis dan antisipasi yang dilakukan saat proses seleksi, Kepala BKD DIY menjelaskan sudah ada tim dari BKN yang akan menangani. Mengingat kewenangan berkaitan dengan itu sepenuhnya ada di BKN, sedang BKD DIY lebih berkaitan dengan mempersiapkan tempat ujian, kursi, komputer dan fasilitas pendukung lainnya.

"Supaya pelaksanaan seleksi CPNS nantinya bisa tertib dan lancar, saya berharap disiapkan dengan sebaik-baiknya," ujar Agus.

Terpisah Wakil Gubernur (Wagub) DIY, Sri Paku Alam X meminta kepada calon peserta seleksi CPNS untuk selalu mengedepankan kejujuran dan rasa percaya diri. Dengan begitu, mereka tidak mudah terpengaruh adanya tawaran dari seseorang yang mengaku bisa membantu untuk meloloskan seleksi. Terlebih dalam seleksi CPNS, semua tahapannya sudah menggunakan komputer, sehingga prosesnya lebih kredibel dan transparan. Karena hasil tes bisa langsung diketahui begitu peserta selesai mengerjakan soal.

"Saya minta masyarakat jangan percaya dengan calo yang mengaku bisa membantu meloloskan seleksi. Karena dengan sistem komputer, tentu joki maupun calo jadi semakin kesulitan untuk menembus," kata Wagub DIY.(Ria)

BERITA REKOMENDASI