Semangat Pemberdayaan Perempuan dan Antikorupsi

YOGYA, KRJOGJA.com – Gelaran Car Free Day, Toegoe Jogja Festival (CFD TJF) di sepanjang Jalan Margo Utomo Yogyakarta, periode Desember kali ini kental nuansa perempuan. Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) DIY memanfaatkan arena TJF untuk menyambut Hari Ibu dengan menggelar lomba senam berkebaya diikuti 550 perempuan yang terbagi dalam 55 kelompok senam.

Ketua Umum DPD Iwapi DIY Susi Ambarwati SH mengatakan, kegiatan menyambut Hari Ibu sebagai wujud apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada para ibu atas jasa-jasa besarnya mencetak generasi unggul. Adapun dipilihnya kebaya dan jarik sebagai kostum wajib peserta lomba, menurut Susi untuk menunjukkan eksistensi kebaya sebagai pakaian nasional yang sudah mendunia. 

"Semangat pemberdayaan perempuan menjadi pesan utama dalam kegiatan ini, sehingga diharapkan perempuan semakin berperan dalam pembangunan," terang Susi kepada KRJOGJA.com disela lomba senam, Minggu (09/12/2018). 

Selain lomba, Iwapi DIY juga memamerkan produk-produk usaha berupa aneka kuliner, fashion dan kerajinan dari para anggotanya. Adapun kelompok pemenang lomba senam, Juara 1 Kuldance Kulonprogo, Juara 2 Dikpora, Juara 3 Srikandi Bugar, Juara Harapan 1 Persadia, Juara Harapan 2 YCWS, Juara Harapan 3 Gading Asri serta Juara Favorit Kenangan Nada.

Selain memperingati Hari Ibu, arena TJF juga dimanfaatkan untuk memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia oleh Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY dan Paguyuban Kartunis Yogyakarta (Pakyo). Keluarga besar Kanwil DJP DIY membubuhkan cap tangan dan tanda tangan di kain panjang sebagai bentuk komitmen antikorupsi. Sedangkan Pakyo memamerkan 12 karya karikatur bertema antikorupsi.

Kepala Kantor Wilayah DJP DIY, Dionysius Lucas Hendrawan menyampaikan, kegiatan ini merupakan rangkaian kampanye memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia. "Kami memang punya tagline 'Bangun Negeri Tanpa Korupsi'. Dalam ajang CFD ini kami ingin sosialisasikan ke masyarakat. Di sisi lain kami juga berharap peran aktif dari warga masyarakat bahwa anti korupsi menjadi bagian dari kehidupan," jelas Hendrawan.

TJF kali ini juga dimeriahkan oleh Dafam Malioboro yang menghadirkan stand minuman sehat, hadir pula mobil internet dan perpustakaan kewilayahan milik Pemkot Yogya 'Monika'. Tak ketinggalan fun race push bike bagi anak-anak yang diadakan oleh Komunitas Push Bike Yogyakarta. Serta beragam senam dari PORPI, ILDI, dan Universal Dance. 

Adapun di panggung 'Gelar Pelajar', siswa TK unjuk kebolehan berkesenian. Antara lain persembahan siswa TK Al Husna yang menampilkan Senam Aku Indonesia dan Tari Nirmala, TK IT Mekar Insani (drumband), TK Pujokusuman (gerak dan lagu), TK Cinta Bangsa (Tari Badinding), TK Budya Wacana (paduan suara), TK Bakti Manunggal (Tari Menthog) dan TK Indriyasana Baciro (senam dan dance). (Dev/Rdi)

BERITA REKOMENDASI