‘Seni Membuka Imaji’, Pameran Lukisan Karya Anak ‘Gifted’

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 36 lukisan karya anak-anak 'gifted' akan dipamerkan dalam pameran 'Seni Membuka Imaji', 21 Agustus – 21 September 2019 di Ruang Xaverius PGSD Lantai 3 Universitas Sanata Dharma. Acara ini diselenggarakan oleh Parents Support Group for Gifted Childern (PSGGC) Yogyakarta didukung Pusat Studi Individu Berkebutuhan Khusus USD.

Pembukaan pameran akan berlangsung Rabu (21/8/2019) pukul 13.00 WIB. Acara digelar dalam rangka ulang tahun ke-5 PSGGC. "Kami mengundang guru-guru seni, masyarakat umum untuk menyaksikan karya anak-anak 'gifted' yang menggelar pameran," kata salah satu founder PSGGC Patricia Lestari Taslim saat bersilahturahmi ke Direktur Pemasaran KR Fajar Kusumawardhani SE.

Patricia didampingi Koordinator Acara Tyas Damayanti, panitia Yunita Murti dan Maria Clara Yubelia Sidharta, salah seorang anak 'gifted' yang akan memamerkan karyanya.

Menurut Patricia Lestari anak-anak gift dipahami sebagai anak-anak yang memiliki kecerdasarn luar biasa. Mereka setidaknya memiliki tiga ciri yaitu IQ tinggi yang dibuktikan dengan tes, kreativitas tinggi serta komitmen yang tinggi.

"Lukisan-lukisan yang dipamerkan mungkin di mata orang awam biasa saja, atau bahkan aneh. Namun, menurut penelitian para ahli, lukisan mereka justru memiliki pesan kuat," kata Patricia.

Oleh karena itu ia berharap di pembukaan pameran banyak guru-guru seni yang datang karena akan ada bedah karya. Selama ini banyak karya lukis anak-anak 'gifted' justru mendapat nilai jelek di sekolah karena dianggap tidak umum.

Puncak acara ulang tahun PSGGC digelar Sabtu 21 September 2019 berupa seminar 'Pendidikan Anak Gifted, ABK yang Masih Terabaikan'. Menghadirkan narasumber Dr Evy Tjahjono MGE Psi (Psikolog), Adi Dwirastati Adinugroho Phd (Ahli Pendidikan Khusus Jakarta), Dr Endang Widyorini MS Psi (Psikolog).(*)

BERITA REKOMENDASI