Sentra PKL Malioboro Dibangun Maret 2018

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Pembangunan Sentra Pedagang Kakilima (PKL) Kawasan Malioboro di bekas gedung eks Bioskop Indra akan mulai dikerjakan Maret 2018 mendatang. Pemda DIY bersama Pemkot Yogyakarta akan berkoordinasi mengenai penataan kawasan semi pedestrian dan pembangunan Sentra PKL, serta mensosialisasikannya kepada komunitas di kawasan tersebut untuk mencapai kesepakatan bersama.

Penjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Muhammad Mansur mengatakan, pembangunan gedung di eks Bioskop Indra ini konsepnya tetap untuk menampung PKL di kawasan Malioboro. Ada beberapa PKL Malioboro yang akan direlokasi ke beka Bioskop Indra tersebut.  PKL yang akan dipindahkan ke gedung baru itu antara lain PKL Hotel Grand Inna Malioboro, PKL Dinas Pariwisata DIY, PKL Gedung DPRD DIY, PKL Kepatihan, PKL Cendrawasih, PKL Hamzah Batik, PKL Gereja serta PPKLY Unit 37.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Pemkot Yogyakarta terkait PKL yang akan dipindahkan. Kami prinsipnya hanya memindahkan, bukan menggusur PKL karena kami tahu PKL sebagai kekuatan kawasan Malioboro yang harus dipertahankan," ujar Mansur usai memaparkan rencana dan konsep pembangunan eks Bioskop Indra di depan Gubernur DIY di Bangsal Kepatihan Yogya, Senin (22/1).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga mengingatkan, tanpa PKL, kawasan Malioboro bukanlah Malioboro. Keberadaan PKL telah menghidupkan dan memeriahkan kawasan Malioboro. Untuk itu, PKL hanya akan dipindahkan ke lokasi yang lebih baik dan tetap berada di kawasan Malioboro.
"Gedung Sentra PKL itu nantinya terdiri tiga lantai dan mampu menampung 437 PKL yang menjajakan kuliner basah, suvenir, dilengkapi basement untuk transit dagangan PKL. Kalo data PKL yang akan direlokasi ada di Pemkot Yogya," kata Mansur.

Mengenai pendanaan pembangunan Sentra PKL tersebut, menurut Mansur, dianggarakan Rp 44 miliar dari Dana Keistimewaan (Danais) DIY, dengan waktu pembangunan 10 bulan. "Pembangunan dimulai awal Maret 2018 dan akan disosialisasikan kepada komunitas di sana sebulan sebelumnya atau awal Februari 2018. Sosialisasi akan dilakukan kepada PKL, kusir andong, tukang becak dan sebagainya," imbuh Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUP-ESDM DIY ini.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menegaskan, pihaknya akan mengikuti kebijakan Pemda DIY dalam rangka penataan sisi Barat Malioboro dan pembangunan Sentra PKL ini. Pemkot Yogyakarta akan mengakomodir beberapa perubahan fasad di sisi Barat dan sebagainya. Termasuk sosialisasi kepada komunitas di kawasan tersebut. Setidaknya ada sekitar 780-an PKL di kawasan Malioboro yang terdata di Pemkot Yogya. (Ira/Ria)

BERITA REKOMENDASI