Sepuluh Sekolah Jadi Percontohan Pembelajaran Tatap Muka

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merencanakan proses pembelajaran tatap muka bisa dilakukan pada Juli mendatang. Oleh karena itu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY berharap program vaksinasi bisa segera diselesaikan tepat waktu. Karena jika semua guru sudah divaksin, selain bisa merasa lebih nyaman, proses pembelajaran bisa dilaksanakan dengan baik.

“Kalau soal pendataan secara prinsip tidak ada masalah karena sudah dilakukan jauh-jauh hari dan dikirim ke Dinas Kesehatan. Mudah-mudahan saja pelaksanaannya lancar dan ketersediaan vaksin mencukupi. Sehingga sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka, semua guru sudah mendapatkan vaksin. Harapannya semua warga sekolah di luar siswa, bisa segera divaksin dan mengurangi risiko terhadap penularan Covid di lingkungan pendidikan,” kata Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya MPd.

Dikatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka di DIY akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Jadi pembelajaran tatap mukanya menggunakan konsep terbatas (campuran) atau menggunakan daring dan luring.

Begitu pula dengan waktu pembelajaran tatap muka rencananya tidak akan dilakukan sampai sore tapi bertahap (tahap awal 3 jam). Guna memastikan keamanan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka, rencananya untuk tahap awal akan dilaksanakan di 10 sekolah.

“Sepuluh sekolah akan dijadikan percontohan pembelajaran tatap muka. Tentunya sebelum pembelajaran tatap muka guru-guru di sekolah tersebut harus sudah mendapatkan vaksin. Karena saat ini vaksinasi sudah mulai dilakukan termasuk untuk guru-guru SMA/SMK, saya optimis target yang sudah ditentukan bisa terpenuhi,” terangnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI