Serap Produk Petani, Pemda DIY Bentuk Kelembagaan Pangan

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Pemda DIY tengah berupaya membentuk kelembagaan pangan yang mengelola produk para petani yang ada di DIY. Kehadiran kelembagaan pangan tersebut bisa memfasilitasi dan menjamin penyerapan produksi petani ataupun bekerjasama dengan pihak lainnya sehingga mampu menekan maraknya sistem ijon yang telah banyak merugikan petani di DIY selama ini.

Plt Kepala Biro Perekonomian Setda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan Pemda DIY ingin mengoptimalkan BUMD yang ada di DIY untuk membentuk kelembagaan pangan pangan. Sudah BUMD DIY yaitu Tarumartani yang memang telah diberikan penugasan untuk menangani cadangan pangan meskipun BUMD tersebut tidak mempunyai unit usaha spesifikasi yang lebih dari itu selama ini.

“Siapa yang akan menjaga ketersediaan pangan di DIY kalau tidak ada lembaga sebagai offtakernya? Entah apakah terwujud melalui BUMD atau koperasi dan bahkan mungkin dengan BUMDes, tetapi intinya tetap harus ada lembaga yang mengelola produk dari petani yang ada di DIY,” katanya di Komplek Kepatihan, Jumat (23/4).

Made mengungkapkan kondisinya petani dibiarkan mencari konsumennya sekarang ini. Sehingga ketika dibantu suatu unit lembaga yang kemudian bisa memfasilitasi penyerapan produksi petani ataupun bekerjasama dengan pihak lainnya justru akan menjamin dalam menekan maraknya ijon yang selama ini telah banyak merugikan petani.

“Sistem ijon itu kasihan petaninya belum kelihatan hasil produknya sudah dibeli dengan harga yang ditentukan oleh mereka, itu pun hanya uang muka. Jika hasil panennya tidak bagus maka tidak jadi dibeli padahal Down payment (DP)-nya tidak besar sehingga kasihan para petani,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI