Serapan Pupuk Subsidi DIY Baru 70 Persen, Dewan Minta Pemda Perbaiki Data

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Para petani di DIY beberapa waktu lalu mengadu ke DPRD DIY karena kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Di sisi lain, serapan pupuk bersubsidi di DIY masih belum maksimal yakni berada pada angka 70 persen.

RB Dwi Wahyu Budiantoro, Anggota Pansus Pengawasan Pupuk Bersubsidi DPRD DIY, mengatakan pemberian pupuk bersubsidi diatur oleh pemerintah pusat berdasarkan laporan serapan dari daerah. Ketika serapan hanya 70 persen saja, maka menurut Dwi besar kemungkinan pemerintah hanya akan memberikan alokasi sebesar persentase tersebut.

“Seperti terealisasi hingga Agustus 2020 ini, dari rencana alokasi 19.940 ton terealisasi 18.226 ton. Total permintaan pupuk kita tahun ini sebenarnya 77.260 ton, kemungkinan hanya dipenuhi 60 persen saja,” ungkap Dwi pada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Persoalan menurut Dwi tak berhenti di situ karena Kartu Tani yang diinisiasi pemerintah pusat untuk mengontrol pupuk bersubsidi ternyata belum terdistribusi dengan baik. Ada perbedaan data riil di lapangan dengan yang dimiliki Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebagai representasi Pemda DIY.

BERITA REKOMENDASI