Sertifikasi Dukung Potensi Pariwisata Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com – Yogya provinsi kecil namun dengan aksesibilitas dukungan dua bandara, juga keberadaan  tontonan (atraksi) menarik seperti candi, geopark menjadi salah satu potensi andalan tujuan wisata di Indonesia. Keberadaan bandara baru YIA memungkinkan 20 juta wisatawan datang dan dijawab pelaku usaha pariwisata dengan sertifikasi untuk garansi layanan pada wisatawan.  

"Sertifikat Usaha Pariwisata menjadi bentuk pengakuan dari keberhasilan yang dicapai. Juga wisatawan  mendapatkan garansi layanan dan kinerja yang sesuai dengan track-nya kategori di sertifikat," jelas Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo SH MEd dalam sambutan saat penyerahan Sertifikat Usaha Pariwisata dari  Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata Bhakti Mandiri Wisata Indonesia (LSUP BMWI), Sabtu (31/9/2019) di GAIA Cosmo Hotel 

Dikatakan sertifikasi menjadi acuan Yogya yang terus menggenjot pariwisata. "Dengan sertifikasi,  Jasa Pariwisata akan terus mempertahankan bahkan meningkatkan profesionalitasnya,"  tegasnya. 

Sertifikat Usaha Pariwisata diserahkan untuk 13 Usaha Pariwisata,  Gaia Cosmo Hotel (Bintang 4), Prima In Hotel (Bintang 3), Mercure Hotel Banjarmasin (Bintang 4), Hotel Merapi Merbabu (Bintang 4), University Hotel (Bintang 3),  Hotel UNY (Bintang 3)  D'omah Hotel Jogja (Bintang 3), LPP Garden Hotel (Bintang 3),  Amaris Hotel Diponegoro (Bintang 2), Hotel Heryon (Non Bintang),  Restoran Bellva VVIP Bar & Kitchen (Bintang 3), UD  Mitra Jalan-Jalan (Biro Perjalanan Wisata,  PTJaya Java Haromain (Biro Perjalanan Wisata).

Direktur LSUP BMWI Hairullah Gazali SE MBA menyebutkan proses sertifikasi sebagai upaya improvement dengan masa sertifikasi 3 tahun. "Untuk monitoring agar sesuai standar,  dan terus melakukan pengembangan untuk meningkatkan layanan dari standar yang ada," tegasnya. (M-3)

BERITA REKOMENDASI