Sertifikasi Usaha Dukung Pengembangan Pariwisata

YOGYA, KRJOGJA.com – Memasuki iklim industri 4.0, sertifikasi menjadi hal penting yang harus dimiliki. Karena itulah pelaku usaha pariwisata, baik perhotelan, biro perjalanan dan pihak lain yang terkait dunia wisata semestinya juga melakukan sertifikasi usaha yang dijalani tersebut.

"Sertifikasi itu untuk menentukan standar. Ketika usahanya bergerak di bidang pariwisata, maka kontennya akan lebih banyak pada jasa pelayanan. Sementara untuk usaha pariwisata standarnya harus mengacu pada peraturan Kementrian Pariwisata RI. Sedang standar pelayanan harus memiliki sertifikasi akreditasi sesuai yang ditentukan," terang Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo sela Penyerahan Sertifikat Usaha Pariwisata yang dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (LSUP) Bhakti Mandiri Wisata Indoensia (BMWI) di KJ
Hotel Yogyakarta, Kamis (10/1).

Dijelaskan Singgih, sertifikasi usaha juga dapat menjadi bekal di tengah persaingan yang makin ketat. Tentunya konsumen nantinya akan memiliki pilihan dan melihat realitas di lapangan tentang pelayanan yang diperoleh. "Jika sertifikasinya Hotel Bintang 4 ya pelayanannya harus sesuai. Jangan sampai malah di bawah standar," tegasnya.

Sementara Direktur LSUP BMWI Hairullah Ghazali menekankan sertifikasi yang dikeluarkan telah sesuai dengan standar usaha dari Kemenpar RI dan diakui Komite Akreditasi Nasional (KAN). Pihaknya juga akan melakukan monitoring sesuai dengan amanah yang diemban serta memastikan jasa layanan yang diberikan sesuai dengan standar. (Feb)

BERITA REKOMENDASI