Setiap Pemohon SIM Wajib Taati Prokes

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Yogyakarta Polda DIY, berusaha meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Melalui Pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) di Patuk, upaya pelayanan setahap demi setahap ditingkatkan demi memenuhi kepuasan publik.

Dalam pelayanan SIM, petugas melakukan pengetatan protokol kesehatan (prokes) meliputi penggunaan masker, cuci tangan, jaga jarak, dan hindari kerumunan terhadap masyarakat yang hendak membuat SIM, baik permohonan baru maupun perpanjangan. Setiap pemohon SIM, wajib menaati aturan prokes. Jika tidak, yang bersangkutan tidak akan dilayani dengan pertimbangan bisa menyebabkan penularan virus korona.

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta Kompol Imam Bukhori SH SIK didampingi Wakasat Lantas AKP Jarot Hermawan, Sabtu (20/02/2021) menyampaikan pihaknya berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang berniat mengajukan permohona SIM maupun perpanjangan SIM. Selain menyediakan papan informasi, pihaknya juga menunjuk beberapa anggota yang siap ‘memandu’ prosedur dan tata cara pembuatan SIM.

Dengan demikian, ketika masyarakat datang ke Satpas Patuk tidak merasa kebingungan. Sebagai langkah awal, petugas memberikan informasi mengenai prosedur dan tata cara permohonan SIM, baik SIM C maupun SIM A.

Selain menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli, pemohon harus juga menyertakan surat hasil cek kesehatan dan tes psikologi. Dua syarat tersebut, mutlak harus dimiliki pemohon SIM baru maupun perpanjangan SIM.

Setelah mengisi formulir, pemohon SIM baru dipersilakan untuk antre pengambilan foto. “Selesai sesi foto, pemohon harus mengikuti ujian teori dan praktik,” jelas Imam Bukhori,

Setelah lulus ujian teori dan praktik, pemohon harus membayar administrasi di BRI, untuk selanjutnya menunggu proses cetak SIM. Sedangkan bagi perpanjangan SIM, tidak perlu menjalani ujian teori dan praktik.

Selama proses pembuatan SIM, semua harus memenuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Virus Cirona. “Bagi masyarakat yang hendak mengajukan permohonan atau perpanjangan SIM, dipersilakan langsung datang ke Satpas Patuk. Petugas akan memberikan informasi dan memandu mengenai tata cara permohonan SIM baru maupun perpanjangan SIM,” ujar Imam Bukhori.

Imam Bukhori menjelaskan setiap pemohon SIM baru maupun perpanjangan yang datang ke Satpas Patuk wajib menaati protokol kesehatan. Antrean ambil formulir diatur sedemikian rupa jaraknya agar tidak terjadi kontak fisik antarpemohon. Pada saat menunggu antrean foto, jarak satu pemohon dengan yang lain juga diatur, minimal 1,5 meter.

“Demikian pula ketika menjalani uji teori, jumlahnya dibatasi dan jaraknya diatur agar tidak terjadi kontak fisik,” jelasnya. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI