Siang Ini, Dubes Australia Kunjungi Madrasah Muallimat

YOGYA (KRjogja.com) – Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, Minggu (28/08/2016) memulai kunjungan tiga hari ke Yogyakarta yang direncanakan mengunjungi salah satu madrasah putri tertua di kota ini serta bertemu dengan pemimpin bisnis dan alumni Australia.

Duta Besar Grigson juga akan bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X. Demikan keterangan pers Kedubes Australia kepada KRjogja.com.

Madrasah Mu’allimat akan menjadi salah satu dari pesantren, madrasah dan sekolah-sekolah umum di Yogyakarta yang akan diundang untuk mengambil bagian dalam Ambassador’s Principal Lecture Series. Di Jakarta, rangkaian kuliah ini terbukti sangat sukses yang memungkinkan para kepala sekolah dan guru untuk belajar lebih banyak mengenai praktek-praktek pendidikan berkualitas dan mengeksplorasi persoalan-persoalan gender, disabilitas dan menciptakan budaya positif sekolah.

“Kami telah mengadakan kuliah-kuliah tersebut di Kedutaan di Jakarta. Selanjutnya akan diselenggarakan di Yogyakarta akhir tahun ini,” kata Dubes Grigson.

“Para peserta kuliah akan mendengar langsung dari pakar pendidikan, universitas dan masyarakat madani serta perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” imbuhnua.

Selama berada di Yogyakarta, Dubes Grigson juga akan ‘blusukan’ ke salah satu penghasil perhiasan perak terkemuka di Yogyakarta, Ansor’s Silver. Sebagai bagian dari dukungan Australia untuk mengembangkan industri kreatif, perancang dan pelaku wirausaha diundang untuk mendaftarkan diri dalam kursus singkat baru, International Business Readiness – Jewellery Design.

“Kami senang bisa menawarkan peluang ini yang akan membantu perancang mengembangkan keterampilan mereka dalam penggunaan teknologi baru, termasuk media sosial untuk mengakses pasar baru dan menciptakan lebih banyak tautan yang akan berguna ketika mereka akan memperluas bisnis mereka di luar negeri,” jelas Dubes Grigson.  (*)

 

BERITA REKOMENDASI