Sidang Video Conference, Terobosan Kejaksaan Ditengah Wabah Corona

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kejaksaan telah melaksanakan penandatangan kerja sama atau MoU bersama dengan pengadilan Negeri (PN) dan rumah tahanan (rutan) dalam rangka menggelar sidang secara ‘video conference’. Hal ini untuk mempercepat penanganan perkara dan kepastian hukum bagi terdakwa di tengah mewabahnya virus korona.

Kajati DIY Dr Masyhudi SH mengatakan, persidangan secara video conference dimulai kemarin, Kamis (26/3) di PN Gunungkidul. Dalam persidangan itu, hakim berada di pengadilan, jaksa penuntut umum di kantor kejaksaan, terdakwa di rutan dan penasehat hukum di posbakum.

“Hari ini ada lima perkara yang disidangkan di PN Gunungkidul. Rencananya besok di PN Bantul,” kata Kajati DIY.

Menurutnya, secara aturan persidangan vidoe conference itu sudah terpenuhi. Dimana sebelumnya kejaksaan bersama dengan pengadilan, rutan dan para pihak melakukan MoU. Sebelum persidangan digelar, juga sudah ada penetapan sidang oleh hakim.

“Persidangan video conference ini sebagai terobosan dalam rangka menyelesaikan perkara di tengah-tengah mewabahnya virus korona di Indonesia. Melalui sidang video conference, sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI