Sikapi Wabah dengan Muhasabah

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJogja.com – Wabah Covid-19 adalah musibah dari Allah SWT yang perlu disikapi dengan muhasabah yakni introspeksi dan mawas diri. Dan menghadapi musibah yang telah merenggut nyawa banyak warga, ribuan terpapar sakit dan rumah sakit penuh hendaknya kita semakin mendekat pada Allah dan menjauhi sikap takabur.

“Seyogyanya pemerintah menyatakan negara dalam keadaan Darurat Covid-19, dan bangsa menghadapi bencana nasional,” tandas mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin kepada media, Kamis (1/7) malam. Din kembali menyebut bahwa apa yang terjadi merupakan kejadian luar biasa (KLB) yang perlu disikapi dengan muhasabah.

Dikatakan, saatnya segenap warga bangsa bersatu padu dan bahu membahu menanggulangi musibah. Segenap rakyat agar meningkatkan disiplin menegakkan protokol kesehatan dengan menjalankan 5-M sebagai bentuk ikhtiar insani. Namun, dalam keadaan demikian upaya ruhani yakni mendekatkan diri kepada Ilahi Allah SWT janganlah dihindari atau dikurangi.

Pemerintah menurutnya agar lebih bersungguh-sungguh menanggulangi bencana nasional ini dengan mengutamakan pelayanan kesehatan bagi rakyat. Dana covid disebut Din hendaknya dimanfaatkan untuk penyediaan obat-obatan, suntikan, vaksin gratis bagi rakyat, dan mendorong perguruan tinggi nasional/laboratorium kesehatan nasional untuk meneliti dan memproduksi vaksin dan obat-obatan dari dalam negeri.

“Dengan demikian, tidak harus mengimpor dari luar negeri,” tambahnya.

BERITA REKOMENDASI