Silat Perisai Diri Suguhkan Atraksi Menarik di TJF

YOGYA, KRJogja.com – SD Negeri Lempuyangwangi ikut menyemarakan Gelar Pelajar ke-58 Tahun Pramuka di arena Toegoe Jogja Festial dengan menampilkan ekstrakurikuler Pencak Silat Perisai Diri pada Minggu (4/8/2019) di depan Kantor Kedaulatan Rakyat jalan Mangkubumi.

”Ikut berpartisipasi dan memperkenalkan silat Perisai Diri yang merupakan warisan dari leluhur kita sang pencipta silat nasional perisai diri R.M Soebandiman Dirdjoatmodjo yang merupakan kerabat dari Puro Paku Alaman Yogyakarta,” ujar Poniman sebagai Pelatih Silat Perisai Diri kepada KRJogja.com.

Khusus silat di Perisai Diri menggunakan teknik yang sudah ada dari R.M Soebandiman Dirdjoatmodjo. “Kita ada Teknik- teknik dalam silat perisai diri teknik Meliwis, teknik kuntul, teknik pendeta, teknik satria, dan sebagainya nah itu bisa dikembangkan seperti yang ditampilkan tadi merupakan teknik-teknik kembangan,” imbuhnya.

Tingkatan dalam silat Perisai Diri antara lain Tingkatan Dasar yakni dasar sabuk Putih dan dasar sabuk Hitam, Tingkatan Calon Keluarga dengan sabuk Merah, Tingkatan Keluarga yakni Tingkat Putih, Tingkat Putih Hijau, Tingkat Hijau, Tingkat Hijau Biru, Tingkat Biru, Tingkat Biru Merah, Tingkat Merah Kuning, Kuning atau pendekar muda.

Menurut Firza, salah satu murid yang ditemui KRJogja.com mengaku senang dapat tampil dalam HUT Pramuka. “Deg-degan tapi senang bisa tampil dan menghibur,” kata Firza.

Mengusung tema Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI kegiatan Pramuka diharapkan dekat dengan generasi muda. “Maka kami mengajak apapun kegiatan Pramuka pada generasi muda dapat terekspresikan disini, kita beri ruang untuk berekspresi mulai dari bela diri pencak silat, seni tari, dance yang kami ajak adalah mereka mitra-mitra gerakan pramuka,” ujar Edy Heri Suasana selaku Wakil Ketua Kwartir Daerah Yogyakarta. (Maria Tyas N/ Magang KR)

BERITA REKOMENDASI