Simpan Kisah Heroik Masa Perjuangan, Dua Foto Bersejarah “Kembali” ke Bethesda

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Dua buah foto bersejarah berlatar Roemah Sakit Poesat yang diambil bulan Juni 1949, diserahkan kembali kepada RS Bethesda, Sabtu (16/10/2021). Foto-foto karya fotografer IPPHOS tersebut sebelumnya tersimpan rapi menjadi koleksi Museum Soesilo Soedarman, Cilacap.

Dua buah foto tersebut cukup menarik, satu foto memperlihatkan Gerilyawan TNI termasuk satuan Akademi Militer Yogya, mulai memasuki Kota Yogyakarta kembali pada Rabu 29 Juni 1949. Sementara satu foto lainnya menunjukkan saat Gerilyawan Akademi Militer Yogya tiba di halaman Roemah Sakit Poesat lalu menggelar upacara pengibaran Sang Merah Putih, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan melantunkan lagu Hymne Taruna.

Pada foto tersebut juga tampak upacaya yang dipimpin Gubernur Akademi Militer Yogya, Kolonel GPH Djatikoesoemo. Selain itu dalam foto tampak hadir pula Sri Paku Alam VIII.

Pada masa itu, selama 7 bulan, sejak Yogyakarta diserbu Belanda, pada 19 Desember 1948, Pasukan Akademi Militer Yogya bergerilya dan bertempur melawan Tentara Belanda di wilayah Sub-Wehrkreise 104/WK-III, di Barat Laut Yogyakarta. Perjanjian Roem-Royen pada 22 Juni 1949, menyepakati gencatan senjata RI-Belanda dan tentara Belanda meninggalkan Ibukota Perjuangan Yogyakarta.

Penyerahan dua foto tersebut dilaksanakan oleh Drs Sartana, Kepala Sekolah SMA BOPKRI 1 Yogyakarta dan dan dr Artanto Wahyono mewakili Museum Soesilo Soedarman Cilacap, diserahkan kepada Direktur Utama RS Bethesda, dr Purwoadi Sujatno. Dua foto yang direplikasi tersebut langsung dipasang di bangunan yang juga menjadi latar foto, yakni Ruang Petronella RS Bethesda.

Drs Sartana mengatakan dua foto tersebut serahkan ke RS Bethesda dengan harapan melengkapi dokumen sejarah panjang rumah sakit tersebut. Ia mewakili Indroyono Susilo, putra Soesilo Soedarman menilai bahwa foto-foto tersebut sangat penting kembali ke lokasi asli saat dibuat dahulu.

“Pak Indroyono memiliki semangat untuk merawat sejarah, dan ini salah satu yang diidamkan mengembalikan dua buah foto yang diambil di sini, untuk dipasang di sini lagi. Harapannya, bisa melengkapi dokumen sejarah di Bethesda,” ungkapnya usai penyerahan.

BERITA REKOMENDASI