Sinergi FKM UAD dan PCA Sewon Utara dalam Meningkatkan Kualitas 8.000 Hari Pertama Kehidupan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Situasi pandemi Covid-19 memberikan dampak bagi segala level baik individu, keluarga, maupun lembaga. Situasi pandemi menyebabkan terganggunya rantai pasokan makanan dan hilangnya pendapatan sehingga berdampak terhadap meningkatnya jumlah anak-anak yang mengalami masalah gizi di Indonesia. Kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi dengan baik akan memberikan dampak terhadap tumbuh kembang anak, misalnya stunting (pendek).

Dalam upaya untuk menurunkan kejadian stunting di masa pandemi ini, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan bersinergi dengan Kader Aisyiyah Sewon Utara mengadakan kegiatan edukasi terkait pemenuhan gizi pra konsepsi, pentingnya Air Susu Ibu (ASI), dan KB dan Kehamilan, serta pelatihan pembuatan Makanan Pendamping Asi (MPASI) berbasis pangan local yang dilaksanakan tanggal 14-15 Juni 2021 secara daring. “Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta ketrampilan ibu-ibu terhadap pentingnya pemenuhan gizi keluarga, utamanya pada anak,” jelas Ratu Matahari,S.KM.,M.A.,M.Kes selaku ketua pelaksana.

Selain itu, kami juga berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa makanan bergizi bukan merupakan makanan mahal. Hal tersebut yang mendasari kami mengingisiasi kegiatan ini untuk membekali para kader Aisyiyah dengan pelatihan pembuatan MPASI berbasis pangan local yang terjangkau secara ekonomi namun kaya gizi.

Anggota tim pelaksana, Rachmawati Widyaningrum,S.Gz.,M.PH menambahkan tak hanya permasalahan gizi yang menjadi tantangan di masa pandemi Covid-19 ini tetapi juga masalah kependudukan yaitu kenaikan angka kehamilan yang meningkat pada pasangan usia subur (PUS). Kehamilan yang tidak direncanakan akan memberikan dampak terhadap kualitas hidup seseorang.

Sementara itu tambah Dedik Sulistiawan,S.KM.,M.PH yang juga anggota tim pelaksana mengatakan misalnya dampak terhadap ekonomi keluarga karena adanya penambahan jumlah anggota keluarga dan kondisi ekonomi yang tidak menentu, kondisi psikologis ketidaksiapan dalam menerima anggota keluarga baru. Sehingga sangat penting untuk mengedukasi masyarakat tentang dampak kehamilan tidak diinginkan pada saat pandemi ini.

“Sinergitas PCA Sewon Utara dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan kami harapkan tidak berhenti sampai pada kegiatan ini tetapi perlu diinisi untuk kegiatan tindak lanjut yang dilaksanakan secara berkala sehingga pemahaman dan ketrampilan kader kami terkait kesehatan meningkat dan berdampak terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di Sewon,” kata sekretaris PCA Sewon Utara, Hj.Siti Djufroniah, Hj.Siti Djufroniah. (*)

UAD

BERITA REKOMENDASI