Siswa Antusias Ikuti PTM Hari Pertama

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Setelah melakukan uji coba selama sepekan, pembelajaran tatap muka (PTM) setiap mulai dilakukan, Senin (20/9/2021). PTM ini sesuai kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang telah bisa membuka proses belajar mengajar secara langsung bagi beberapa wilayah di tanah air.

Salah satu sekolah yang menerapkan hal tersebut adalah SMPN 12 Yogyakarta. Walau telah melakukan proses balajar mengajar secara tatap muka namun pelaksanaan protokol kesehatan tetap wajib dilakukan.

Dikatakan Humas SMPN 12 Yogyakarta, Thomas hari pertama PTM diisi dengan doa bersama serta penenalan lingkungan terutama bagi siswa kelas VII yang baru pertama kali mengikuti sekolah yang belum pernah dilakukan selama pandemi. Secara umum menurutnya seluruh siswa mematuhi peraturan yang diberikan sekolah terutama terkait pelaksanaan prokes.

“Untuk pembelajaran hari pertama ini bisa dikatakan belum full. Diawali dengan berdoa bersama dilanjut di kelas masing-masing dengan menjelaskan kontrak belajar, protokol kesehatan di sekolah dan pengenalan lingkungan. Untuk kegiatan seterusnya akan kita evaluasi setiap hari,” ujarnya.

Thomas menjelaskan sekolah akan dimulai pukul 07.00 – 10.15 WIB. Satu jam pelajaran berlangsung selama 30 menit dengan jumlah 15 kelas dan setiap kelas akan diisi maksimal 18 siswa.

Kesiapan sekolah untuk melakukan PTM dibuktikan dengan berbagai fasilitas kesehatan yang sudah disiapkan. Terdapat 50 wastafel yang tersebar diseluruh area sekolah, kemudian hand sanitizer dan kesedian UKS jika siswa sakit. Pihak sekolah juga sudah bekerjasama dengan puskesmas setempat jika terdapat siswa atau guru yang memiliki gejala.

Sesuai dengan anjuran Gubernur DIY Sri Sultan HB X terkait vaksinasi di lingkungan sekolah, seluruh siswa serta guru dan karyawan SMPN 12 Yogyakarta sudah melakukannya. Sebanyak 510 siswa dan 50 guru serta karyawan seluruhnya telah menjalani vaksinasi setidaknya tahap pertama.

Sejumlah siswa dan walimurid mengaku senang dengan dibukanya PTM ini. Bagi orangtua, belajar langsung di sekolah akan lebih efektif dari pada pendidikan secara darin yang selama ini dilakukan selama pandemic.

“Sangat antusias, anak anak sudah bosan belajar dirumah dan kita orang tua juga cemas melihat anak bermain HP terus. Karena sekolah mulai dibuka lagi sedikit mengalihkan anak-anak dari HP lah,” ujar salah seorang walimurid, Ani.

Salah seorang siswa, Lia juga merasa senang bisa bersekolah kembali bertemu dengan teman-temannya. Hampir dua tahun ia tak bertemu teman-temannya dalam suasana belajar di sekolah.

“Senang, dari pada sekolah online. Soalnya belum pernah ketemu teman teman,” ujarnya.

Alda Febrinela
Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 

PTM

BERITA REKOMENDASI