Siswa SD dari Piyungan Berprestasi Taekwondo Internasional

Editor: Agus Sigit

TAK salah Zulfikar Khairul Azam memilih cabang olahraga beladiri taekwondo asal Korsel. Sejak menekuni taekwondo, siswa kelas IV B SD Negeri Cepokojajar 2 Sitimulyo Piyungan Bantul, tidak hanya berprestasi di level daerah saja, tapi sudah mampu melompat lebih jauh berprestasi di tingkat Internasional.

Zulfikar Khairul Azam yang akrab dipanggil Azam, lahir di Yogya 27 Januari 2012. Ia yang tinggal di RT 03 Cepokojajar, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, merupakan putra pertama dari pasangan Guruh Agus Pamungkas dan Yeni.

Guna mengisi kegiatan yang positif dan untuk tetap menjaga imun agar tetap bugar, pada masa pandemi covid-19 ini Azam yang belajar beladiri taekwondo di dojang Potorono Taekwondo Club (PTC) Bantul asuhan pelatih Rahmi Kurnia SE tetap bisa berprestasi dalam kurun 1 tahun terakhir. Ia sudah banyak mendapatkan medali baik dari mengikuti kejuaraan taekwondo tingkat nasional maupun internasional.

Dari berbagai kejuaraan taekwondo yang telah diikutinya, ia mampu tampil maksimal, dengan mendulang beberapa keping medali.Di antaranya dalam kejuaraan taekwondo Mexico International Championship menyabet medali perak, berturut-turut dalam Kejurnas Best of the best Maluku Open mendulang medali emas, kejuaraan Online World Taekwondo Association Korea merebut medali Emas. Disusul dalam Kejurnas National Days memperoleh medali perak dan yang terbaru dalam Kejurnas Indonesia Poomsae Series Piala KONI minggu lalu, Azam berhasil meraih medali emas.

Kepala SD N Cepokojajar 2 Sri Harunti SPd sangat mendukung dan bangga terhadap prestasi yang telah ditorehkan Azam. “Selain berprestasi belajar di sekolah menempati peringkat 1 dan 2 di kelas, di luar sekolah Azam juga berprestasi di olahraga beladiri taekwondo,” ujar Sri Harunti.Kepala Sekolah juga mendoakan Azam agar terus berprestasi dan dapat menjadi atlet andal untuk bisa mewakili Indonesia di kejuaraan taekwondo tingkat internasional, seperti SEA Games, Asian Games dan Olimpiade. (Rar)

.
KR-Istimewa

Zulfikar Khairul Azam dengan kalungan medali yang direbutnya (tengah) bersama ayahnya dan kepala SDN Cepokojajar 2 Sitimulyo Piyungan

 

BERITA REKOMENDASI