Siswa SD SMP Unjuk Kebolehan ‘Jurus’ Pencak Silat di SO 1 Maret

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Tak kurang 26 kelompok pencak silat yang terdiri dari 15 kelompok SD dan 11 kelompok SMP tampak bersiap sembari mengenakan pakaian pencak yang berwarna-warni Sabtu (10/12/2016) sore. Mereka ternyata tengah berlomba dalam Festival Koreo Pencak Silat yang digagas Tangtungan dan Paseduluran Angkringan Silat (PAS).

Suryadi, ketua panitia penyelenggara mengatakan festival tersebut dibuat untuk membangun rasa mencintai budaya tradisi bangsa. Menurut dia, pencak silat tak hanya melulu ilmu berkelahi namun bisa membentuk kepribadian yang baik.

"Kami ingin mengenalkan silat pada generasi penerus bangsa, dan salah satunya melalui festival Koreo. Kami juga pilih lokasi 0 km Yogyakarta harapannya bisa dilihat banyak orang termasuk wisatawan," ungkapnya.

Dalam festival kali ini, tercatat 26 kelompok untuk kategori SD dan SMP dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jakarta ikut serta menampilkan gerakan, kostum dan musik pengiring. "Kita nilai beberapa aspek, mulai gerak rampak, penjiwaan, tata kostum, musik dan pola lantai," imbuhnya.

Decak kagum penonton pun kerap kali terdengar usai anak-anak ini menampilkan gerakan memikat di atas panggung Monumen Serangan Oemoem 1 Maret. "Kami berharap pencak silat tetap kukuh sebagai warisan budaya yang lestari di Indonesia," pungkas Suryadi. (Fxh)

 

 

BERITA REKOMENDASI