Siswa SDN Jetisharjo Yogyakarta Dilatih Berwirausaha

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Guna melatih jiwa kewirahusahan sejak usia dini, para siswa kelas III dan IV SDN Jetisharjo Yogyakarta menggelar bazar jajanan pasar di lingkungan sekolah. Hal tersebut untuk memberikan bekal kewirausahaan diluar pendidikan akademis.

"Umumnya sistem pendidikan di Indonesia yang sifatnya lebih besar kepada persoalan akademis. Sementara mencetak para wirausahawan masih terbilang sangat kecil," kata Intan salah seorang guru SDN Jetisharjo Yogyakarta di lokasi, Kamis (29/08/2019).

Baca juga :

Tekan Bocah Gunakan Motor di Jalanan, Bus Sekolah Jadi Solusi
Komunikasi Sekolah dan Orangtua Perlu Tingkatkan

Menurutnya pendidikan kewirausahawan tidak begitu banyak diajarkan oleh pihak sekolah karena yang diajarkan lebih kepada pelajaran umum. Sehingga belum banyak para pendidik yang mendukung siswanya memperoleh jiwa dan keterampilan dalam dunia kewirausahawan.

Dalam kegiatan pramuka yang diisi dengan kegiatan bazar jajanan pasar tersebut untuk anak didik khususnya siswa kelas III dan IV. Sementara bagi siswa kelas I, II, V dan VI menggelar pameran kerajinan dari barang bekas.

Kegiatan bazar jajanan pasar ini juga terbilang menggemaskan karena siswa yang menjual daganganya lebih murah ketimbang modal yang dikeluarkan. Misalnya, harga belinya Rp 2 ribu tetapi ada siswa yang menjualnya Rp 1.500 sehingga siswa tersebut bingung menghitung laba dari hasil penjualannya.

"Masalah untung atau rugi itu nanti. Yang utama adalah bagaimana melatih mental mereka untuk memiliki jiwa wirausaha," ungkapnya.

Para orangtua siswa kelas juga mendukung kegiatan tersebut. Hal ini dibuktikan dengan melihat bagaimana para siswa membawa dagangannya dari rumah yang akan di jual.

"Saya sebagai orangtua merasa bangga dan ikut senang anak-anak masih kecil sudah pantai berwirausaha. Pastinya kita sebagai orangtua mendukung kegiatan sekolah salah satunya bazar jajanan pasar ini," ucap Tina salah perwakilan orang tua. (Ive)

BERITA REKOMENDASI