Situs Pesanggrahan Warungboto Diresmikan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY meresmikan Situs Pesanggrahan Warungboto yang berada di Rejowinangun Umbulharjo Yogyakarta, Jumat (23/12/2016). Bangunan peninggalan Sri Sultan HB II ini telah menyelesaiakan tahap kedua rehabilitasi yang dimulai sejak 2015 lalu.

Wahyu Astuti Kasi Pelindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB DIY mengatakan rehabilitasi yang dilakukan di situs Warungboto meliputi beberapa bagian seperti pendopo, bangunan pengimaman (masjid), umbul (kolam), sayap sisi selatan, bangunan bertingkat sisi selatan dan pagar. Menurut dia, saat ini total volume bangunan mencapai 625 meter kubik di atas lahan seluas 2.750 meter persegi.

"Kami resmikan setelah sebelumnya direhabilitasi melibatkan 46 tenaga kerja dari arkeolog, teknisi, juru gambar hingga pekerja konstruksi bangunan. Akhirnya rampung 200 hari kerja dan tepat diakhiri pada 23 Desember 2016 ini," terangnya.

Bangunan yang beberapa tahun lalu tampak tak terurus kini telah berubah hampir 180 derajat. Pengecatan di beberapa sektor menambah kesan eksotis yang tentu saja sangat menarik dilihat.

"Beberapa waktu ini tercatat paling tidak 50 wisatawan datang untuk sekedar menikmati keindahan bangunan, bahkan malah ada yang preweding di sini juga. Boleh saja kita tak minta bayaran tapi diarahkan mana yang boleh dan mana yang tidak agar tetap terjaga," imbuhnya.

Sementara perwakilan Kraton KGPH Hadiwinoto mengharapkan situs Warungboto bisa memberikan berkah bagi warga masyarakat sekitar. Ia berharap iklim pariwisata bisa semakin berkembang di situs Warungboto sehingga perekonomian warga bisa terangkat.

"Warga bisa membuat cinderamata khas apakah bentuk bata yang bisa dimakan agar sesuai dengan nama Warungboto atau kaos gambar situs ini. Yang jelas bermanfaat tapi warga juga harus tetap ramah dan menunjukkan masyarakat Yogyakarta yang sesungguhnya," ungkap adik kandung Sri Sultan HB X ini. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI