SMAN 11 Yogyakarta Kelola IPAH dan Peduli Lingkungan

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – Sebagai salah satu solusi dalam rangka persiapan menghadapi Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi DIY tahun 2021, SMAN 11 Yogyakarta membuat terobosan baru berupa program pembuatan ‘rain water harvesting for drink’ atau Instalasi pemanenan air hujan (IPAH) untuk minum.

Instalasi Pemanenan air hujan dengan alat elektrolisa yang dilakukan pengelola Adiwiyata dan warga SMAN 11 Yogya bertujuan untuk menjaga lingkungan dengan memanfaatkan air hujan agar terjaga dan tidak hilang percuma.

“IPAH ini merupakan salah satu program unggulan menuju sekolah Adiwiyata provinsi DIY 2021 yang dimiliki SMAN 11, disamping program yang lain seperti pembuatan biopori, pemilahan dan bank sampah, pembuatan kompos, kebun sayur, pembibitan, apotik hidup, pemanfaatan air wudhu untuk kolam ikan, greenhouse, tamanisasi, konservasi air, hemat energi, hidroponik dan reuse limbah,” ujar Titi Dwi Kurniasih SPd selaku Divisi IPAH bersama Wakil Ketua Adiwiyata SMAN 11 Any Latifa SPd MSi di ruang praktik Pengelohan IPAH SMAN 11 Yogya, Jumat (26/3).

Menurut Titi dan Any Latifa, alat yang digunakan untuk pembuatan IPAH tersebut terdiri tiga buah waterturn (bak penampungan) dan tiga buah alat elektrolisa untuk membuat air hujan menjadi asam dan basa. Jika waterturn tersebut penuh, akan dialirkan lewat pralon ke dalam sumur-sumur peresapan yang sudah disiapkan pihak sekolah.

BERITA REKOMENDASI