Smartfren Gandeng Kemenag DIY Bagi Kuota Gratis 611 Madrasah

Editor: KRjogja/Gus

Dalam rangka menyukseskan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Smartfren membagikan kuota gratis bagi 611 Lembaga Madrasah yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemberian kuota gratis dilakukan secara simbolik di kantor Departemen Agama Yogyakarta dihadiri oleh Joseph Maltinus Gultom Head Regional Smartfren South Central Java, Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd. I Kepala Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, perwakilan dari siswa-siswi madrasah, perwakilan dari orang tua murid dan perwakilan dari guru madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Total kuota Smartfren yang akan diberikan sebesar 6GB terdiri dari 1.5GB bulan ke 1-2, 500mb bulan ke 4-6 dan ditambah Free Call/ Video Call sesama smartfren selama 6 bulan dengana masa aktif kartu 365 hari. Sedangkan kuota PJJ pemerintah masih menunggu keputusan pemerintah, Sebelumnya untuk PJJ di bawah Dapodik Pelajar sebesar 35GB, dan Pendidik sebesar 40GB,” jelas Joseph.

Bantuan kuota tersebut akan diserahkan langsung ke Madrasah dan murid sesuai kebutuhannya yang akan dipantau melalui team Bussines Development Smartfren yang ada di Area Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan target 611 madrasah dibawah Kanwil Kementerian Agama DIY.

“Dengan adanya program ini diharapkan Peserta Didik dan Pendidik mendapatkan pengalaman tersendiri menggunakan paket data Smarfren dan Smartfren bisa lebih dipercaya dan meningkat penggunanya khususnya di wilayah DIY dan di tingkat pelajar,” ujar Joseph lebih lanjut.

Edhi Gunawan menyambut baik dengan adanya program bantuan pemberian kuota gratis ini, karena menurutnya dalam kondisi pandemi seperti ini harus melakukan kebijakan untuk melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). “Landasan kita adalah keselamatan jiwa bagi para warga madrasah sehingga pembelajaran tatap muka ditiadakan. Ini yang menjadi pertimbangan kita,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI