SMPN 1 Berbah Deklarasi Anti Klithih dan Kekerasan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Meskipun masih SMP, kalau terlibat tindak pidana bisa terkena hukuman sehingga menghindari hal-hal yang melangar hukum. Jangan suka keluyuran malam hari apalagi sampai larut malam. Disamping bisa menjadi korban, juga bisa dianggap sebagai pelaku klithih.

Pesan ini disampaikan oleh Kapolsek Berbah Sleman AKBP Agus Zainudin dalam kegiatan Deklarasi Anti Klithih dan Anti Kekerasan keluarga besar SMPN 1 Berbah Sleman di halaman sekolah tersebut, Minggu (16/2).
“Saya senang diajak dalam kegiatan ini,” kata Agus Zainudin.

Kapolsek Berbah itu menambahkan, pihaknya setiap malam melakukan patroli, untuk menjaga situasi kondusif di wilayah Berbah.
Sementara Kepala SMPN 1 Berbah Siti Chalimah SPd MPd mengatakan, peserta deklarasi seluruh keluarga besar SMPN 1 Berbah, siswa, guru, karyawan, alumni, orangtua/komite dan tokoh masyarakat (Polsek dan Koramil Berbah).

Pagi itu bukan hanya deklarasi anti klithih tetapi juga deklarasi Gemar Membaca dan Giat Literasi. Pembaca deklarasi perwakilan siswa yang ditirukan seluruh keluarga besar SMPN 1 Berbah. Sebelumnya keluarga besar SMPN 1 Berbah melakukan jalan sehat keliling lingkungan sekolah. Disamping itu juga ada kegiatan donor darah. Kegiatan pagi itu berkaitan dengan HUT ke-41 SMPN 1 Berbah. Terkait dengan pencegahan klithih, sekolah melakukan pembinaan dan pendampingan kepada siswa.

Siti Chalimah menambahkan, SMPN 1 Berbah adalah sekolah berbasis budaya, sekolah cagar budaya, sekolah siaga bencana, sekolah ramah anak dan menyenangkan serta sekolah sehat sehingga memiliki branding : ‘Sekolahnya Siswa Berkarakter’. Sedang slogan sekolah : lingkunganku seger, sekolahku pinter, tumindakku bener dan jujur ucapanmu, santun lakumu. “Kami buktikan dengan berbagai prestasi baik akademik maupun non akademik,” kata Siti Chalimah. (War)

BERITA REKOMENDASI