SMPN 5 Yogya Borong Medali KoPSI Kota Yogya

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – SMPN 5 Yogyakarta menjadi juara umum dalam Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI) Kota Yogyakarta. Dari 18 medali yang diperebutkan, sekolah berbasis riset tersebut memborong 13 medali (5 emas, 5 perak dan 3 perunggu). Urutan kedua diraih SMPN 12 dengan 3 medali (1 emas dan 2 perunggu), ketiga diraih SMPN 8 dengan 1 medali perak dan keempat diraih SMPN 13 dengan 1 medali perunggu.

Kegiatan lomba riset ini dihidupkan kembali setelah ditiadakan pada tahun lalu, karena datangnya pandemi Covid-19. Untuk tahun ini, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta menggelar kembali, karena tidak ingin kehilangan momentum pembinaan riset untuk siswa tingkat SMP, apalagi tiap tahun Kota Yogyakarta, penyumpang medali cukup banyak bagi DIY dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMP tingkat nasional.

Kepala Disdikopra Kota Yogyakarta, Budi Asrori dalam penutupan KoPSI, Kamis (30/7) malam mengemukakan, kemampuan riset sangat dibutuhkan nantinya, termasuk ketika memasuki berbagai bidang pekerjaan. Diharap lomba ini mendorong tumbuhnya sikap kritis siswa di masa mendatang.

Para pemenang terbagi dalam 3 bidang. Untuk bidang teknik dan rekayasa, emas diraih tim Chelsea Aurelia Schmidlen, Niwang Sukma Sangnada Dewi, Ananda Febby Damayanti (SMPN 12) dengan judul MAMPIR (Mataram Manajemen Parkir) Sebagai Solusi Sembraut dan Tidak Transparannya Biaya Parkir di Kota Yogyakarta dan tim Jannatan Hisankusuma, Rich Rizqi Nabil Amin (SMPN 5) dengan judul PASCO (Penyaring Gas CO dari Asap Kendaraan Bermotor), perak dirain tim Fadlan Raya Effendi, Maximus Quinn Hertada (SMPN 5) judul Gelang Monitor Gejala Covid-19 dan tim Alang Babega Mahareza, Kireina Azhra Oktokia, Nuha Zafirah Achmad (SMPN 5) dengan judul TERA: Alat Presensi Disertasi dengan Pengukur Suhu dan Pembersih Tangan Otomatis untuk Mencegah Penyebaran Covid-19, perunggu diraih tim Davindra Ezra Setiyawan, Nastiti Setyanti, Zuleyka Jingga Velycia (SMP N 13) dengan judul Pembuatan Penyemprot Hand Sanitiser Otomatis untuk Mencegah Penyebaran Virus Covid-19 di SMPN 13 dan tim Achmad Faheem Ibrahim Namira Zahra Gantari, Fathii Izzudien Albustomi (SMPN 5) dengan judul ALDEBA (Alat Deteksi Kebakaran)

Untuk bidang IPA, emas diraih tim Marsha Anis Yumna, Winayu Ainun Nasuroh (SMPN 5) judul LIKUNASKITO (Limbah Kulit Nanas dan Nanokitosan) Sebagai Anti Hama Ramah Lingkungan Untuk Tanaman Cabai, Tomat, dan Jagung dengan Konsep Zero Waste Management dan tim Daniel Agastya Naranda, Rhisang Jagadnata, Muhammad Anandito Prabowo (SMPN 5) judul SALAM JAGAN (Sabun Alami Kamboja dan Pegagan), perak diraih tim Evelyne Dyah Pradnya Paramita, Ayesha Ramadani Nugroho, Ieshaina Oseany Caninetta (SMPN 5) judul Optimasi Manfaat Ramuan Tanaman Obat Sumber Antiosidan Saat Pandemi Covid-19 dan tim M Dipta Dhaneswara, Fadiya Nadira Gowat, Ajeng Anggra Wesi (SMPN 5) judul Jipang (Biji Kacang Panjang) dan Kesah (Keong Sawah) sebagai Penunjang Pertumbuhan Terbaik Ayam Pedaging, perunggu diraih tim Astreiia Aimee Khoirunnisa, Genakeisha Maude (SMPN 5) judul Ramuan KUJEBROT (Kulit Jengkol Brotowali) sebagai Pestisida Organik Pengusir Hama Tikus dan tim Redyan Wardana Nathan Saputra, Irdina Kamilia dan Aditya Esa Naveda (SMPN 12) judul Teh Korea Blue sebagai Penambah Stamina Tubuh bagi Pria dan Wanita.

Sedang bidang IPS, emas diraih tim Aisha Tsania Arvaseta, Hasna Andhia Ekaputri, Keishara Yasmine Ariella (SMPN 5) judul Covid-19 dan Kepuasan Layanan Rumah Sakit dalam Masa Pandemi dan tim R Bramantya Padmosudiro, Shafa Karina Dewi (SMPN 5) judul Knowledge Transfer dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi, perak diraih tim Joshua Nathanael Setiawan (SMPN 8) Media Pembelajaran Berbasis Game untuk Pengenalan Perangkat Keras Komputer dan tim Athaya Putra Mahardika, M Fakhri Ghonim Setyanda (SMPN 5) judul Game Online vs PJJ Fenomena Gunung Es di Kalangan Pelajar SMP, perunggu diraih Jauzza Puti Annara, Sekar Hayumi Agusiratasya, Halimatussa’diyah (SMP N 5) judul Upaya Meningkatkan Kecakapan Hidup Melalui Ekstrakurikuler Pramuka Pada Masa Pembelajaran Jarak Jauh dan tim Ridho Fathurrahman, Made Aditya Ganendara, Avellino Gala Adrishta (SMP N 12) judul Pengaruh Aplikasi Tiktok terhadap Minat Belajar Pelajar SMP di Kota Yogyakarta selama Pandemi Covid-19. (Jon)

BERITA REKOMENDASI