Soal Pembelajaran Tatap Muka, Surat Edaran PDM Kota Yogya Belum Dicabut

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Surat Edaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta belum dicabut. Surat Edaran itu tentang pembelajaran tatap muka.

“Kami ingatkan jangan berani-beraninya membuat keputusan melakukan tatap muka. Adanya pandemi Covid-19 soal pembelajaran tatap muka sampai sekarang ini, belum memungkinkan,” ujar Drs H Akhid Widi Rahmanto selaku Ketua PDM Kota Yogyakarta saat melantik 16 Kepala SD Muhammadiyah dan Kepala SMP Muhammadiyah di Kantor PDM Kota Yogya, Jalan Sultan Agung 14, Sabtu (19/12/2020).

Menurut Akhid Widi Rahmanto, adanya pandemi Covid-19, selaku kepala sekolah membuat keputusan harus hati-hati. “Jangan sampai membuat keputusan yang mengorbankan peserta didik maupim siswa,” ucapnya.

Ditegaskan, pandemi Covid-19 belum berakhir, PDM memberanikan diri untuk melakukan mutasi, rotasi dan promosi kepala SD Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah.

Adapun kepala sekolah yang dilantik, yakni Yuliani Haryatun SAg (SD Muh Karangwaru), Hj Ani Sulistyaningsih SPd MSI (SD Muh Demangan), M Slamet Riyanto SPd MPd (SD Muh Suronatan), Siti Nurjanah Hartati SPd (SD Muh Kleco 3), Amirudin SPd MPd (SD Muh Kleco 2), Layin Fauziyah SAg MPdI (SD Muh Kauman), Sugiyanto SPdI (SD Muh Sagan).

Selain itu, Musthofa SAg MPd (SD Muh Ngadiwinatan), Suwarjo SPd MPd (SD Muh Bausaran 1), Hadi Nuryanto SAg SPd MSI (SD Muh Tegalrejo), Arif Rahman Hakim SAg MPdI (SD Muh Miliran), Cahyono SAg (SD Muh Wirobrajan 3), Naning Hidayati SPd (SMP Muh 2 Yogya), Supriyadi SPd MSi (SMP Muh 7 Yogya), Hj Heriyanti SPd MM (SMP Muh 3 Yogya) dan Dra Hj Rini Diah Herawati MPd (SMP Muh 4 Yogya). (Jay)

BERITA REKOMENDASI