Soal Penempatan Kloter Haji, Jawa Tengah Iri Kepada DIY

SLEMAN, KRJOGJA.com – Penempatan urutan kelompok terbang (kloter)  jemaah haji DIY dalam pemberangkatan dan pemulangan haji kemungkinan akan berubah.  Kalau selama ini jemaah DIY di kloter 21-29, nantinya bisa di urutan kloter lain, bahkan mungkin juga di gelombang 2.

"Beberapa waktu lalu kami kedatangan utusan sejumlah kabupaten di Jawa Tengah. Intinya mereka iri kepada DIY yang selalu mendapat urutan kloter 21-29. Sebab implikasinya, kalau dari kloter 20 ada sisa jemaah, mereka dimasukkan ke kloter 30, sehingga berpisah dengan jemaah dalam satu kabupaten, " kata Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU)  Kanwil Kemenag DIY, Drs H Sigit Warsito.

Hal itu disampaikan dalam sambutan saat membuka Rapat Kerja (Raker) KBIHU Ar-Raudhah di aula KBIHU setempat, Jalan Magelang Kutu Tegal Sinduadi Mlati Sleman, Minggu (19/2). Raker juga diisi materi  kebijakan penyelenggaraan haji oleh Kasi PHU Kantor Kemenag Sleman, Drs H Sugito MSi. 

Menurut Sigit Warsito,  nantinya penentuan urutan kloter embarkasi Solo (SOC)  akan melalui pengundian tiap eks karesidenan dan DIY dianalogkan satu eks karesidenan.  Dalam hal pengisian kloter jemaah dalam satu eks karesidenan akan dimasukkan dalam kloter yang diurutkan sampai habis, setelah itu baru diisi jemaah dari eks karesidenan lain.  "Karena itu jemaah DIY harus siap jika nanti di kloter ada jemaah dari Jawa Tengah, khususnya yang di awal atau terakhir," pesan Sigit Warsito .

Meski begitu, lanjut Sigit Warsito, jemaah tidak perlu khawatir pemondokannya di Makkah nanti akan berjauhan dengan jemaah lain dari daerah asal. Sebab penempatan pemondokan berdasar zonasi. 
"Sekarang sudah tidak ada lagi qur'ah atau pengundian pempndokan. Jemaah DIY yang ikut embarkasi Solo Insya Allah di Jarwal. Kalaupun nanti beda hotel tetapi tidak berjauhan, " jelasnya. 

Sementara itu Kasi PHU Kantor Kemenag Sleman Drs H Sugito menjelaskan, saat ini daftar tunggu atau waiting list pendaftar haji sudah semakin panjang. Untuk Sleman lama antrean sudah mencapai 27 tahun.  (Fie) 
 

BERITA REKOMENDASI