Sore Ini Live di Facebook KR, Urun Rembug ‘Jogja Gotong Royong Lawan Corona’

YOGYA, KRJOGJA.com – Efek dari pandemi covid-19 diyakini akan berlangsung lama. Kondisi ini perlu disikapi dengan daya gotong royong dari warga Yogyakarta yang lebih besar untuk menahan laju efek pandemi.

Sore ini akan berlangsung Urun Rembug ‘Jogja Gotong Royong Lawan Corona’. Jumat 1 Mei 2020, jam 15.30-17.30 WIB. Masyarakt umum bisa terlibat dengan menyaksikan secar live di facebook Kedaulatan Rakyat.

“Kegiatan ini lebih sebagai sebuah upaya untuk merembug atau mencari solusi atas pendemi dan berbagai aksi sosial berbasis gotong royong,” kata Aan Fikriyan, salah satu inisiator acara.

Hadir sebagai pemantik rembugan adalah Marzuki Mohammad ‘Kill The DJ’ , (JogjaLawanCorona.com), Kristianus Nugroho (Jogja Now, Pekerja Event Jogja), Bambang Paningron (Dapur Aksi Berbagi), Greg Wuryanto (Jogja Creative Society), Heri Pemad (Jogja Festivals), Inu Santosa (Warung Sedekah).

Menurut Aan Fikriyan, dampak dari pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap kondisi sosial, ekonomi di Yogyakarta. Sebagai kota budaya, kota pariwisata, kota pendidikan efek tersebut sangat dirasakan. “Salah satu yang mengalami pertama kali mengalami dampak, misalnya industri pariwisata, tidak ada wisatawan, hotel-hotel tutup. Itu berimbas ke bidang-bidang lainnya,” kata Aan Fikriyan, Jumat (1/5/2020).

Sebelum pandemi Covid-19, Yogyakarta sendiri merupakan salah satu kota yang banyak kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Pandemi Covid-19 juga berimbas pada dunia pendidikan di DIY dimana ada ratusan ribu mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia serta sektor UMKM yang selama ini menopang ekonomi di DIY.

“Mestinya DIY harus bersiap lebih, rembug ini salah satunya akan membicarakan, skema gotong royong seperti apa yang paling pas,” kata Aan Fikriyan. Dari berbagai aspek, gerakan publik ini harus konsisten melakukan advokasi ke masyarakat dan pemerintah. (*)

BERITA REKOMENDASI