Sosiopreneur Muda Jawab Tantangan Global

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Pada era persaingan global, ekonomi kreatif bakal menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Untuk mewujudkannya tidak cukup dengan memperbanyak jumlah wirausahawan melainkan sosioprenuer atau wirausaha yang mampu memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat sekitarnya.

"Para sosiopreneur muda ini akan mampu memberdayakan masyarakat sehingga menggerakkan roda perekonomian dengan lebih cepat," terang Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Dr Jonni Mardizal dalam pembukaan Kompetisi dan Expo Sociopreneur Muda Indonesia (Soprema) 2016 di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM Bulaksumur, Senin (05/09/2016).

Menurut Jonni, program Soprema yang mencetak sosiopreneur muda sejalan dengan visi misi pembangunan kepemudaan yang dijalankan Kemenpora. Sehingga setiap tahun jumlah sosioprener muda harus terus ditambah.

Dekan Fisipol UGM Dr Erwan Agus Purwanto MSi mengatakan, 15-20 tahun ke depan, Indonesia akan menikmati bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif yang melimpah. Namun bonus demografi tersebut tidak ada artinya tanpa dibarengi generasi muda yang berkualitas.

Direktur Soprema Dr Hempri Suyatna SSos MSi mengatakan, dari 90 tim yang mempresentasikan karyanya di depan juri akan disaring menjadi 18 tim yang melaju ke babak final. Para finalis akan dimanjakan dengan fasilitas klinik konsultasi untuk mempertajam ide bisnis sosial para peserta. (Dev)

BERITA REKOMENDASI