SPBU DIY Tak Lagi Layani Penjualan Premium Dengan Jerigen

YOGYA (KRjogja.com) – Pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di DIY yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) sepakat dengan PT Pertamina (Persero) tidak melayani penjualan Premium dengan jerigen mulai Minggu (7/8/2016). Pembatasan Premium ini untuk menggenjot penjualan atau konsumsi bahan bakar khusus (BBK) seperti Pertalite dan Pertamax sehingga para pengecer Premium diminta beralih memasarkan BBK.

"Kebijakan pelarangan pembelian Premium dengan jeriken ini kami berlakukan secara serentak di DIY mulai Minggu (7/8/2016). Silahkan pengecer Premium beralih menjual Pertalite atau Pertamax," kata Ketua Hiswana Migas DIY, Siswanto kepada KRjogja.com.

Siswanto menyampaikan kebijakan ini atas dasar kesepakatan bersama antara Hiswana Migas DIY dengan Pertamina. Seluruh SPBU di DIY yang menjual BBK diminta memaksimalkannya dan sepakat tidak melayani penjualan Premium dengan jeriken.

"Dari total 106 SPBU di DIY, setidaknya 2/3-nya telah menyediakan BBK. Bagi SPBU yang belum memasarkan atau sisanya diharapkan akhir bulan ini sudah semuanya," tandasnya.

Dari laporan beberapa SPBU di DIY, terlihat para pengecer yang membawa jerigen telah membeli Pertalite. Menurutnya ternyata para pengecerpun sudah cerdas mau beralih ke produk yang lebih bagus terlebih disparitas harga Premium dan Pertalite tidak terlalu jauh. (R-4)

 

BERITA REKOMENDASI