SRO Sumbang 5 Mobil Vaksin Bagi Pemkot Yogyakarta

Editor: Agus Sigit

YOGYA , KRjogja.com – Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) berkolaborasi dalam mewujudkan mobil vaksin untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Sumbangan 5 mobil vaksin berupa 4 unit Toyota Hiace dan 1 unit Toyota Innova Reborn ini diserahkan kepada Pemkot Yogyakarta bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-265 Kota Yogyakarta pada Kamis (7/10).

Seluruh pendapatan SRO dari transaksi Pasar Modal Indonesia yang dilakukan investor dan jasa kustodian pada 9 Agustus 2021 dan 17 September 2021 telah dikonversi menjadi dana yang digunakan untuk kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Hal ini sekaligus dalam rangka memperingati 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia guna penanggulangan pandemi Covid-19 yang sebagian dananya diwujudkan dengan pengadaan mobil vaksin tersebut.

” Kami berterima kasih, SRO memberikan dukungan kepada kami berupa bantuam mobil untuk vaksin dan 3T atau testing, tracing, treatment keliling dalam rangka HUT Pasar Modal Indonesia. Proses vaksinasi Covid-19 ini merupakan kerja keras semua pihak serta partisipasi masyarakat sehingga Kota Yogyakarta Tuntas Vaksin,” ujar Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Yogyakarta Irfan Noor Riza menyampaikan penyediaan mobil vaksin yang dilakukan SRO ini untuk membantu mempercepat vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta. Percepatan ini dilakukan dengan mendatangi lokasi-lokasi masyarakat yang belum tervaksinasi Covid-19 menggunakan mobil vaksin ini. Upaya ini telah menjadi komitmen Pemkot Yogyakarta dalam program Jogja Tuntas Vaksin.

” Kami sangat mendukung upaya Walikota Yogyakarta yang bertekad menuntaskan program vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta. Untuk itulah. kami membantu percepatan ini dengan penyediaan mobil vaksin agar para tenaga kesehatan (nakes) bisa nyaman dan cepat bergerak menuju lokasi-lokasi yang belum tersentuh vaksin,” katanya.

BERITA REKOMENDASI