SSJY 9 Tahun, Sastra Jawa untuk Siapa?

SSJY 9 Tahun, Sastra Jawa untuk Siapa

YOGYA, KRJOGJA.com – Merayakan ulangtahun ke-29 Sanggar Sastra Jawa Yogyakarta (SSJY) menggelar diskusi dan tumpengan di Balai Bahasa DIY, Minggu (23/2). Diskusi dengan narasumber pengarang Asti Pradnya Ratri dan Eko Purwanto dipandu oleh Ketua SSJY Yohanes Adhi Satiyoko. Temanya “Sastra Jawa kanggo Sapa? ” (Sastra Jawa untuk Siapa?).

“Sastra Jawa untuk siapa? Orang kaya, kelas menengah apa orang tidak punya,?” tanya Yohanes Adhi Satiyoko. Pengarang sastra Jawa dalam karyanya harus membawa sesuatu untuk pembacanya. Kalau si pengarang hanya bisa menulis cerita cinta maka karyanya tidak akan dilirik orang. Prof Suwardi dari Universitas Negeri Yogyakarta yang hadir dalam pertemuan itu mengingatkan seorang pengarang harus membuat pembacanya menjadi pinter, tambah pengetahuan.

Sedang Dra Sri Widati yang merupakan Ketua SSJY pertama kali menyebutkan bahwa dialek bahasa Jawa itu banyak sekali. Selain Yogya-Solo, ada Banyumas, Osing, Tegal, Cirebon dan sebagainya. Menurut Adhi Satioko pertemuann setiap dua bulan sekali diisi dengan pentas sastra dan diskusi sastra. Banyak mahasiswa dan pelajar yang datang dalam setiap kegiatan di SSJY. (War)

 

BERITA REKOMENDASI