StartUp Asal Yogyakarta Kembangkan Teknologi Pencatat Otomatis Pembicaraan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Mengetik dengan suara, apakah hal tersebut mungkin terjadi? Jawabannya sangat amat mungkin di era digital seperti sekarang ini, mengetik dengan suara bukanlah hal yang sulit dilakukan.

Perusahaan startup asal Yogyakarta, Widya Wicara, berinisiatif mengembangkan teknologi berupa notulensi digital dengan konsep dasar notulensi digital, mencatat otomatis suatu pembicaraan secara akurat. Linawati, CEO PT Widya Informasi Nusantara mengatakan, produk yang diberi nama Notulensi Widya Wicara tersebut hadir sebagai solusi efektif menyelesaikan segala kebutuhan transkripsi suara baik untuk notulensi rapat, transkripsi materi pelajaran, transkripsi wawancara maupun subtitle konten video.

Speech to Text Widya Wicara memiliki berbagai keunggulan, diantaranya yakni efisien waktu dan biaya, user friendly atau mudah digunakan oleh siapapun, dapat di akses dengan mudah serta nyaman digunakan.

“Speech to Text Widya Wicara juga tersedia dalam bahasa Indonesia. Keistimewaan lain yang dimiliki Speech to Text Widya Wicara adalah pengguna dapat memilih pitch dan jenis suara yang diinginkan. Misalnya suara anak-anak, perempuan atau laki-laki,” ungkapnya pada wartawan, Senin (17/01/2022).

Teknologi tersebut ke depan bisa berperan penting untuk meningkatkan performa siswa penyandang disabilitas tuna rungu karena speech to text dapat dengan mudah mengkonversi ucapan pengajar ke dalam bentuk teks sehingga siswa dapat dengan mudah memahami materi yang diberikan. Speech to Text Widya Wicara didukung oleh perpaduan dua teknologi canggih yakni AI (artificial intelligence) dan NLP (natural language processing).

“Kami selalu berupaya untuk mengembangkan produk berbasis AI yang dapat digunakan oleh masyarakat indonesia baik secara individu maupun kelompok (perusahaan). Widya Notulensi ini adalah salah satu solution yang kami ciptakan untuk memudahkan proses notulensi menjadi otomatis. Notulensi ini diharapkan dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran online maupun notula untu meeting di suatu perusahaan,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI