Startup Asia Berkumpul di InnoxJogja 2020

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Festival inovasi dan teknologi bertajuk InnoxJogja 2020 sukses diselenggarakan selama empat hari hingga Jumat (20/11/2020). Lebih dari 120 Startup dari Indonesia dan sebagian Asia serta ribuan peserta seminar mengikuti diskusi secara daring dengan pembicara mencapai 30 orang.

Dalam dua tahun, Block71 yang menjadi salah satu ekosistem di DIY mampu menggandeng lebih dari 40 startup di berbagai bidang seperti Agritech, SaaS, Edutech, Social Media, Tourism, Aritifical Intellegence hingga Big Data. Jumlah tersebut tercatat terus bertambah selama dua tahun eksistensi Block71 di Yogyakarta.

“Untuk peserta di InnoxJogja 2020 ini jumlahnya mencapai 120 startup baik dari Yogyakarta, Indonesia dan beberapa negara Asia. Ini hal yang sangat baik, karena ekosistem startup terus mengalami perkembangan dan Yogyakarta menjadi bagian penting di dalamnya,” ungkap Prof Freddy Boey, Deputy President National University of Singapore yang menjadi salah satu inisiator InnoxJogja 2020.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang juga turut memantau InnoxJogja 2020 mengungkap saat ini seluruh masyarakat harus beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi. Inovasi di semua lini mutlak harus dilakukan termasuk terciptanya dukungan inovasi dan teknologi baru yang berkelanjutan sebagai tantangan masa depan.

“Sebagian kalangan pakar memprediksi virus ini akan menghilang atau ganasnya berkurang akan tercapai 100 tahun mendatang, konsekuensinya kita harus hidup harmoni dengan virus dengan menerapkan kebiasaan 4M mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan. Pengembangan teknologi harus menjadi solusi yang dapat digunakan sebagai wahana peningkatan kesejahteraan, keunggulan serta kemandirian daerah dan bangsa dalam persaingan teknologi dan ekonomi global,” ungkap Sultan.

Sultan berharap InnoxJogja 2020 dapat menjadi titik awal kemajuan inovasi dan teknologi dalam berbagai bidang. Perkembangan juga diharapkan mencapai desa hingga membuat terbangunnya ekosistem teknologi menjadi komplit.

“Festival inovasi dan teknologi ini diharapkan dapat menjadi ajang munculnya ide-ide segar, yang build in dalam teknologi dan inovasi guna mendorong lahirnya start-up bisnis. Harapan selanjutnya dari aplikasi yang ditemukan, bisa memberikan manfaat bagi orang banyak sehingga akan mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan akhir keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta,” pungkas Sultan.

Agenda InnoXJogja 2020 sendiri mengambil tema Bridging Indonesia’s Tech Community to Asia dan digelar secara daring meliputi berbagai sesi diskusi panel, bincang santai, dan eksibisi. Tercatat 2 ribu peserta dari kalangan pemerintahan, investor, institusi pendidikan dan perusahaan turut berpartisipasi dalam acara yang ditutup secara resmi hari ini. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI