STMM ‘MMTC’ Wisuda 122 Lulusan

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Era disrupsi dan perkembangan teknologi saat ini memberikan tuntutan yang cukup besar bagi para lulusan. Tantangan yang semakin kompleks dan perubahan zaman menuntut talenta-talenta muda yang cerdas, kreatif, produktif dan inovatif. Untuk itu lulusan Sekolah Tinggi Multi Media ‘MMTC’ Yogyakarta harus dapat berkontribusi secara luas terutama dalam pemanfaatan teknologi untuk diseminasi informasi yang bebas hoax.

“Wisuda menjadi momentum penting yang menjadi tonggak awal bagi para lulusan ‎untuk berkiprah dan berkontribusi bagi negara. Karena masih dalam situasi pandemi, wisuda diadakan secara daring yang diikuti 122 wisudawan yang terdiri dari 3 (tiga) Jurusan yaitu Jurusan Penyiaran, Jurusan Animasi dan Teknologi Permainan, serta Jurusan Komunikasi Informasi Publik (KIP). Adapun untuk lulusan terbaik diraih oleh Megawati Prasetya Ningrum dari Prodi Manajemen Teknik Studio Produksi ‎(Matekstosi) meraih IPK tertinggi dengan nilai 3,82,” kata Ketua Sekolah Tinggi Multi Media ‘MMTC’ Yogyakarta Ir Noor Iza, MSc dalam acara wisuda secara daring dari Auditorium Sekolah Tinggi Multi Media, Sabtu (4/9).

Dalam acara wisuda secara daring kali ini juga disampaikan orasi ilmiah oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo, Dr Eng Hary Budiarto, MKom.

Hary mengatakan,‎ salah satu faktor utama dalam keberhasilan proses transformasi digital adalah kompetensi SDM nasional. Karena transformasi yang sangat cepat membutuhkan terobosan dalam mencetak SDM digital yang unggul dan kreatif. Untuk itu PT perlu menyiapkan dan meningkatkan talenta digital serta membangun budaya digital dengan memanfaatkan bonus demografi dan pemberdayaan masyarakat. Tantangan yang semakin kompleks dan perubahan zaman menuntut talenta-talenta muda yang cerdas, kreatif, produktif dan inovatif.

“Pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran berharga bagi kita semua. Krisis ini telah memaksa kita untuk mengembangkan cara-cara baru, membangun standar kebaikan dan kepantasan baru. Intelektual muda adalah garda terdepan dalam mengatasi berbagai tantangan bangsa. Dengan gelar akademik yang disematkan pada nama masing-masing, setiap wisudawan memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam membangun masyarakat dan negara,”terangnya. (Ria)

 

BERITA REKOMENDASI