Stop Penyerangan Sheikh Jarrah, PBB Perlu Dukung Kecaman Pemerintah Indonesia

YOGYA (KRJogja.com) – Penyerangan terhadap Sheikh Jarrah merupakan pelanggaran hukum internasional. Menurut Mahkamah Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kawasan Sheikh Jarrah ditetapkan menjadi bagian dari Palestina. Dunia harus mendesak Israel untuk membatalkan pengusiran warga Palestina dari wilayah tersebut.

Demikian disampaikan Gustri Eni Putri, Dosen Politik Islam dan Studi Kawasan Timur Tengah Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia Gustri Eni Putri lewat siaran pers, Kamis (13/5). Dikatakan, pada bulan Ramadan, masyarakat Muslim dunia makin masif melakukan ibadah, termasuk memberikan bantuan kepada Palestina. “Syiar ibadah yang dilakukan warga Palestina tidak disukai Israel, sehingga hampir setiap bulan Ramadan, Israel menyerang warga Palestina,” tambah Gustri.

Dikatakan, Dewan Keamanan PBB perlu mendukung Pemerintah Indonesia dalam mengecam pengusiran paksa 8 keluarga Palestina dari wilayah Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur. “Desakan untuk mengambil langkah nyata bagi masyarakat internasional guna menghentikan langkah pengusiran paksa dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina. Apa yang disampaikan Pemerintan Indonesia melalui kementrian luar negeri, perlu terus disuarakan berbagai aktor, termasuk organisasi masyarakat sipil dan akademisi,” ungkap Gustri.

BERITA REKOMENDASI