STPP Bertransformasi Jadi Politeknik

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) dibawah Kementerian Pertanian, kini bersiap untuk bertransformasi menjadi Politeknik. Diharapkan pada tahun 2017, Politeknik ini sudah bisa terbentuk.

"Saat ini, minat generasi muda untuk terjun bidang pertanian masih rendah, jadi ada mata rantai yang putus. Dengan adanya politeknik, para lulusan diharapkan bisa menerapkan teknologi pertanian, memiliki inovasi baru dan mengubah paradigma pertanian," kata Drs Gunawan Yulianto, Kepala Pusat Pendidikan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, pada workshop di STPP Yogyakarta, Jalan Kusumanegara, Kamis (21/07/2016). Workshop membahas penyiapan dokumen alih bentuk kelembagaan STPP.

Perubahan  bentuk dari STPP menjadi politeknik tersebut merupakan pelaksanaan UU No 12 tahun 2014 yang mensyaratkan pendidikan tinggi dilakukan melalui tiga jenis yakni akademik, vokasi, dan profesi.

"STPP diwajibkan menyelenggarakan pendidikan vokasi (kejuruan). Sedangkan Permendikbud no 95 tahun 2014 mengamanahkan pendidikan vokasi diselenggarakan perguruan tinggi yang berbentuk akademi atau politeknik," katanya.

Dengan perubahan status dari sekolah tinggi menjadi politeknik tersebut nantinya lulusan STPP diharapkan dapat langsung tersambung dengan dunia usaha terutama di sektor pertanian. Selain itu, tambahnya, lulusan politeknik pertanian nantinya juga dapat menjadi wirausahawan muda di bidang pertanian.

Saat ini ada sejumlah STPP  di seluruh tanah air, yaitu  STPP Medan (Sumut), STPP Bogor (Jabar), STPP Magelang (Jateng), STPP Malang (Jatim), STPP Gowa dan STPP Manokwari (Papua). (Fia)

BERITA REKOMENDASI