Sultan Naikkan UMP DIY jadi Rp 1.765.000

Editor: Ivan Aditya

Ketua Dewan Pengupahan DIY Aria Nugrahadi mengatakan rekomendasi Dewan Pengupahan DIY merupakan hasil Sidang Pleno Dewan Pengupahan DIY yang dihadiri ketiga unsur Dewan Pengupahan yaitu Pemerintah, Pekerja/Buruh dan Pengusaha. Dengan mempertimbangkan peningkatan perekonomian bagi pekerja dan kelangsungan usaha pada saat pandemi Covid-19 serta untuk menjaga stabilitas dan menciptakan suasana hubungan industrial yang kondusif.

“Hasil rekomendasi Dewan Pengupahan DIY yang disepakati berupa saran dan pertimbangan kenaikan Upah Minimum sebesar 3,33 persen berdasarkan kajian tenaga ahli menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) berupa pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional. Sebesar 4 persen berdasarkan permintaan dari unsur pekerja/buruh, Adapun dari unsur pengusaha tidak berkeberatan atas kenaikan Upah Minimum sebesar 3,33 persen hasil kajian tenaga ahli tersebut,” tutur Aria.

Aria menegaskan berdasarkan pertimbangan di atas, Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menetapkan UMP DIY 2021 sebesar Rp 1.765.000 dan berlaku mulai 1 Januari 2021. Pengambilan keputusan Gubernur tersebut merupakan kewenangan Kepala Daerah dalam hal penetapan UMP sebagai jaring pengaman sesuai PP 78 Tahun 2015. Hal tersebut mempertimbangkan kondisi perekonomian di masa pandemi Covid-19 ini.

“Keputusan Bapak Gubernur DIY menaikkan UMP DIY didasarkan atas pertimbangan dan kebijakan yang mendalam, mempertimbangkan kondisi perekonomian di masa pandemi serta peningkatan perekonomian bagi pekerja dan keberlangsungan usaha,” tambah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY ini. (Ira)

BERITA REKOMENDASI