Sultan Tidak Melarang Mudik, Tapi Minta Pemerintah Terbuka Soal Ini

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Gubernur DIY, Sri Sultan HB X tidak melarang warganya kembali dari perantauan dengan berbagai alasan dibelakangnya. Sultan justru berharap keterbukaan pemerintah pusat membuka zona merah sehingga daerah bisa lebih mengantisipasi.

“Mau ketemu kembali ke rumah bertemu saudaraanya masa tidak boleh, yang penting kan bisa kita kontrol. Tapi faktanya yang terjadi di Jogja itu tak ada virus Corona lokal yang ada orang Jogja keluar pulang bawa virus. Sampai 10 hari terakhir ini ODP kita jadi 1.870 mayoritas itu pendatang. Saya tidak mempersoalkan itu pendatang atau tidak. Tapi dia motivasi jadi pendatang itu apa. Mau mudik itu kan belum tentu mau ketemu keluarga. Mungkin karena dia pedagang di Jakarta tak laku tak bisa jualan, mending pulang atau di Jakarta di PHK terus mulih, mosok mulih ora oleh. Terpenting, kota mana dan wilayah mana yang merah. Supaya kami masyarakat yang mau pergi dan akan datang sudah bisa diantisipasi kalau dia dari zona merah,” tegas Sultan.

Selama ini daerah hanya mengetahui zona merah berasal dari Jakarta dan sekitarnya saja. Namun secara detail tak pernah disebutkan titik-titik mana saja yang berstatus merah.

BERITA REKOMENDASI