Susi Diberi 20 Kapal untuk Nelayan Palu dan Lombok

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – SKK Migas menandatangani nota kesepahaman dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kamis (18/10/2018) petang dalam acara Security Summit di Tentrem Hotel. Kerjasama tersebut memuat kesepaham beberapa aspek pekerjaan yang terkait langsung dengan bidang kedua instansi tersebut.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan kepala SKK Migas Amien Sunaryadi. Menariknya, kedatangan Menteri Susi secara langsung dalam penandatanganan tersebut sekaligus menagih janji pemberian 10 kapal nelayan oleh SKK Migas.

“Janjinya kalau saya datang akan diberi 10 kapal nelayan oleh SKK (Migas). Sekarang 10, kemarin 10 berarti semuanya 20 untuk nelayan di Palu dan Lombok kita bagi,” ungkap Susi pada wartawan usai penandatanganan.

Susi menilai kerjasama dengan SKK Migas adalah sesuatu yang lazim dilakukan antar instansi. Tujuannya, untuk memayungi kolaborasi mendatang yang dilakukan antara kedua instansi pemerintahan tersebut.

“Saya kira ini hal biasa, ada irisan antara KKP dan SKK Migas, ada kaitannya. Kedepan kinerja bisa lebih efektif lagi karena sudah ada framenya,” sambung Susi.

Sementara Amien Sunaryadi menambahkan paling tidak ada beberapa poin penting dalam MoU yang ditandatangani hari ini yakni kajian teknis pemanfaatan produksi lepas pantai yang tak lagi digunakan, sinkronisasi pembuatan zonasi ruan laut untuk migas dan kegiatan kelautan serta sinkronisasi tanggung jawab sosial kegiatan usaha hulu migas dengan program pengembangan masyarakat kelautan-perikanan.

“Kami memang punya tugas dan dasar yang mirip, kalau Bu Susi menangani air kalau SKK Migas yang ada di dalam tanahnya. Semoga MoU ini SKK Kigas dan KKP bisa bekerjasama dengan baik efektif melaksanakan tugas,” terangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI