Sutrisno Jabat Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta

YOGYA, KRJOGJA.com – Sembilan pejabat baru di lingkungan Keimigrasian Yogyakarta Senin (15/10/2018) kemarin menjalani pelantikan. Salah satu pejabat baru yang dilantik yakni Sutrisno yang diangkat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta. 

Sutrisno didaulat menggantikan kepala kantor sebelumnya, Syafrial yang dipindahtugaskan ke Jambi. Hal itu menindaklanjuti Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.SEK.33.KP.03.03/2018 tanggal 05 Oktober 2018 tentang 
Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Administrasi di lingkungan Kemenkumham DIY. Sutrisno yang merupakan putra Yogyakarta asli ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi. 

Plt. Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Tarsono mengatakan pelantikan seluruh pejabat baru tersebut diharapkan bisa meningkatkan kinerja Kanwil. Apalagi, Kanwil Kemenkumham DIY menerapkan zona integritas, di mana Kantor Imigrasi diusulkan mendapatkan predikat sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Saya tekankan ini tugas yang diembankan juga kepada para pejabat baru bagaimana usulan tersebut bisa dicapai. Yogyakarta harus berbeda dan lebih baik, apalagi kita sedang usulkan Kantor Imigrasi Yogyakarta sebagai WBK dan WBBM,” ungkapnya. 

Dia juga berpesan agar persiapan menuju WBK/WBBM harus dipenuhi oleh seluruh Satker termasuk di Kantor Imigrasi yang harus bersih dari segala bentuk korupsi. Menurut dia, hal yang telah dilakukan selama ini jangan sampai ternodai dengan aksi-aksi yang kontra produktif. 

“Saya berharap komitmen tersebut juga ditanamkan dalam-dalam oleh para pejabat baru. Sekecil apapun, Rp5 ribu atau menerima uang lelah, jangan sampai dilakukan. Itu termasuk faktor yang bisa merusak apa yang sudah dibangun," tegasnya. 

Sementara Sutrisno mengungkapkan keinginannya untuk mewujudkan Kantor Imigrasi Yogyakarta meraih WBK dan WBBM yang menurut dia akan dilakukan dalam waktu dekat. Selain melanjutkan program dari pendahulunya, Sutrisno juga akan menginventarisasi apa-apa yang belum bisa dilakukan untuk mencapai prestasi WBK/WBBM itu. 

"Sebenarnya seluruh kantor imigrasi sudah menerapkan pelayanan sesuai SOP. Bagaimana membuat masyarakat nyaman, dilayani dengan tepat dan cepat. Termasuk layanan online untuk membuat masyarakat nyaman. Misalnya hendak ijin kantor mengurus keperluan imigrasi, sudah jelas kapan harus menyampaikan karena jadwal pertemuan dengan imigrasi jelas, bisa diatur melalui pendaftaran online,” ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI