Tabungan Pelajar Rp 40 Juta Raib Disedot Penipu

MANTRIJERON (MERAPI) – Saat bermaksud menjual sepatu di sebuah situs jual beli online, seorang pelajar, Candra PA (16) warga Kraton, Yogya, justru menjadi korban penipuan, Senin (18/12) siang. Pelaku yang menyamar sebagai calon pembeli sepatu, diduga menghipnotis korban lantas menguras tabungan korban senilai Rp 40 juta. Hingga kemarin, kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Menurut keterangan yang dihimpun Merapi, penipuan berawal saat korban memasang iklan jual sepatu di salah satu situs jual beli online. Kemarin pagi, pelaku yang mengaku bernama PM asal Tasikmalaya, Jawa Barat menghubungi korban dan menyatakan berminat membeli sepatu yang dijual korban. Tentu saja hal ini direspons korban dengan antusias.

Keduanya kemudian bertransaksi untuk menentukan harga jual sepatu tersebut. Setelah ada kesepakatan harga, pelaku pura-pura mengatakan sudah mentransfer uang pembelian sepatu. Untuk memastikannya, korban diminta agar ke ATM dengan dalih mengecek transferan, apakah sudah masuk atau belum. Korban
pun tak menaruh curiga dan menuju gerai ATM di sebuah swalayan berjejaring di wilayah Mantrijeron, Yogya. Sesampainya di ATM, pelaku kemudian menghubungi korban lagi.

Saat itulah pelaku lantas memandu korban untuk mengecek rekeningnya. Diduga saat itu dia menyelipkan ilmu hipnotis hingga korban secara tak sadar mentransfer uang Rp 40 juta miliknya. Setelah pelaku mematikan telepon, korban baru sadar jika saldonya tidak bertambah. Korban kemudian mengecek saldonya.

Ternyata, saldo justru berkurang Rp 40 juta. Kejadian itu langsung dilaporkan ke kantor polisi terdekat untuk ditindaklanjuti. (MERAPI)

BERITA REKOMENDASI