Tahun 2022 APBD DIY Diketok Rp 5,8 Trilyun, Bantuan UMKM Capai Rp 200 Miliar Lebih

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – DPRD DIY dan Pemda DIY menyepakati target besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 DIY sebesar Rp 5,8 trilyun dalam Rapat Paripurna di DPRD DIY, Rabu (01/08/2021) kemarin. Tahun depan, DIY masih akm berfokus pada pemulihan ekonomi dampak Covid-19 menyasar usaha mikro di seluruh DIY juga pengupayaan bantuan-bantuan sosial masyarakat.

Ketua Badan Anggaran DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, menyampaikan langsung laporan tersebut di depan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Anton memaparkan target Rp 5,8 trilyun akan didapatkan dari pendapatan asli daerah sebesar kurang lebih Rp 2 trilyun, pendapatan transfer sekitar Rp 3,7 trilyun dan pendapatan lain-lain yang sah sekitar Rp 7,5 miliar.

“Proses yang dilakukan telah melalui semua prosedur sesuai dengan perundangan yang berlaku. Kami sudah melakukan rapat komisi-komisi, juga dengan eksekutif yang menjadi mitra kerja komisi juga berbagai konsultasi yang dilakukan hingga tersusun anggaran ini,” ungkap Anton Prabu.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyatakan pentingnya kesamaan persepsi dalam proses pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2022 mendatang. Semua proses didasarkan pada perundangan yang berlaku sehingga ketika ada hal yang belum bisa direalisasikan akan menjadi perhatian untuk dilaksanakan di tahun mendatang.

Sementara, Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengungkap fokus anggaran tahun 2022 masih berada pada penanganan dampak pandemi di sektor ekonomi. Muncul anggaran lebih dari Rp 200 miliar untuk pemulihan ekonomi usaha mikro melalui bantuan-bantuan modal yang bisa diakses masyarakat.

“Untuk BTT juga masih cukup banyak kita anggarkan di 2022 lebih dari Rp 100 miliar. Kita memang masih berfokus pada penanganan dampak pandemi secara ekonomi dengan harapan kasus Covid tahun depan terus menurun,” tandaa Huda. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI