Tak Ada Perang Harga Hotel di DIY

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Keramaian momen liburan Lebaran tak hanya dirasa para palaku tempat wisata saja saja, namun kesempatan ini juga berdampak pada sejumlah hotel yang ada di DIY. Kamar hotel di daerah yang menyandang predikat kota wisata ini mengalami lonjakan pemesan.

"Melihat tren tahun lalu dalam periode sama, hanya sekali H+3 masa ramainya. Tahun ini periode tanggal 6, 7, 8 Juni 2019 keramaian ada peningkatan," kata Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Assosiasion (IHGMA) Yogyakarta, Herryadi Baiin, Senin (03/06/2019).

Menurutnya dari data yang tercatat pihaknya, ada beberapa hotel di ring I sudah terpesan 90 – 100 persen. Sementara data pada pertengahan bulan Mei lalu pesanan kamar hotel masih tergolong kecil untuk periode 4 – 8 Juni.

"Sebumnya pergerakan pengunjung tidak terlalu signifikan, sekitar 2 – 5 kamar per hari. Namun mulai 27 Mei permintaan kamar meningkat, sehari bisa 20 – 30 kamar. Mungkim karena masuk musim libur dan cuti bersama," tambahnya. 

Selama libur Lebaran ini beberapa hotel memberikan paket paket untuk menarik dan memanjakan tamu, IHGMA pun mengklaim tidak ada praktik perang harga. Untuk jumlah hotel di DIY, terdapat 96 hotel berbintang dengan jumlah 16.575 kamar dan 589 hotel non bintang dengan jumlah kamar 10.376. (Ive) 

BERITA REKOMENDASI