Tak Dijatah Suami, Wanita Gelapkan Motor Rental

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Jajaran Polsekta Danurejan berhasil mengungkap kasus pengelapan sepeda motor yang dilakukan oleh seorang wanita berinisial P (24) warga Klaten Jawa Tengah (Jateng). Modus yang digunakan pelaku yakni dengan berpura-pura meminjam sepeda motor dari sebuah rental kendaraan, namun selanjutnya motor tersebut digadaikannya.

Kapolsekta Danurejan Kompol Aslori mengungkapkan, tersangka melakukan aksinya sekitar pertengahan bulan lalu. Awalnya pelaku meminjam sepeda motor di sebuah rental motor milik Andi Indiarto di kawasan Baciro Gondokusuman Yogyakarta. Tersangka meminjam motor tersebut selama tujuh hari dan berjanji sanggup membayar biaya sewa sebesar Rp 70 ribu.

Tujuh hari kemudian pelaku mengembalikan motor tersebut namun ia mengaku belum sanggup membayar biaya sewa karena sedang uang dipergunakan untuk membiayai anaknya yang sedang sakit. Tersangka malah meminjam motor lagi kepada korban dengan alasan untuk mengantar anaknya berobat ke dokter.

“Karena merasa kasihan, korban akhirnya meminjamkan motor Yamaha Mio dengan nomor polisi AB-6571-YM kepada tersangka. Tersangka mengatakan hendak meminjam selama tujuh hari lagi dan nanti seluruh total biaya sewa akan dilunasi saat pengembalian,” ungkap Aslori di Mapolsekta Danurejan, Rabu (07/11/2018).

Beberapa hari berikutnya pelaku kembali beraksi, kali ini menyasar sebuah rental motor milik Slamet Wahyu Widodo di kawasan Lempuyangan Danurejan Yogyakarta. Kali ini tersangka meminjam motor hanya selama dua hari.

Dua hari berikutnya pelaku ke rental milik korban. Kembali, tersangka tak membawa unit motor yang dipinjamnya dan beralasan jika kendaraan masih dipergunakan suaminya bekerja lalu.

Setelah keluar dari tempat korban ternyata tersangka mendatangi rental lain tak jauh dari situ. Korban sempat melihatnya lalu ia segera mendatangi tempat penyewaan motor tersebut. Ternyata diketahui pelaku juga meminjam motor di tempat itu dan tidak mengembalikan.

“Korban kemudian mencari tersangka dan diketahui ia berada di Stasiun Lempuyangan hendak pergi naik kereta api. Korban segera menangkap tersangka lalu menyerahkannya ke Polsekta Danurejan” katanya.

Aslori mengungkapkan, setelah dicecar pertanyaan oleh petugas akhirnya pelaku mengaku telah melarikan motor-motor tersebut. Kendaraan rental tersebut ternyata digadaikan oleh tersangka kepada seseorang di Klaten dan mendapat uang sebesar Rp 7,5 juta.

Dalam penelusuran barang bukti, petugas berhasil mengamankan satu unit motor yang belum sempat digadaikan pelaku. Anggota sempat melakukan perburuan hingga ke Klaten dan berhasil menyita dua unit motor milik para korban yang telah dijaminkan oleh tersangka.

Pelaku di hadapan petugas mengaku terpaksa menggelapkan motor rental karena terdesak kebutuhan ekonomi. Terlebih lagi sudah beberapa bulan ini ia tak pernah dinafkahi oleh suaminya dan harus menghidupi anaknya sendiri. Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman penjara diatas lima tahun. (Rizki Oktavian)

BERITA REKOMENDASI