Tak Hanya di Yogya, Empat Penampakan Menyerupai Lafaz Allah Sempat Heboh

PENAMPAKAN awan menyerupai lafaz Allah Senin (12/03/2019) terjadi di Yogyakarta dan sempat menjadi perhatian masyarakat. Fenomena alam itu ternyata pernah terjadi di beberapa daerah lain.

Beberapa waktu lalu di Cilacap dan Jambi, terlihat lafaz Allah di badan bayi yang baru lahir. Sementara di Palembang, lafaz Allah muncul di sebuah cangkang telur yang dijual di pasar tradisional Dempo Permai, Kabupaten Pagaralam, Sumatera Selatan. Sedangkan, di Bogor, lafaz Allah terlihat pada tubuh seekor ikan.

BACA JUGA : 

Awan Berlafal Allah Hiasi Langit Yogya

Awan Berbentuk Orang Salat Hebohkan NTB

Tentu, munculnya lafaz Allah di tempat dan waktu yang tak terduga itu membuat heboh warga sekitar. Banyak pihak menilai kemunculan lafaz Allah ini untuk mengingatkan manusia kepada Allah sehingga taat beribadah dan bersyukur. Berikut kisah penampakan lafaz Allah yang perna terjadi di beberapa daerah.

Lafaz Allah Muncul di Langit Purwakarta

Fenomena alam menarik terjadi pada Sabtu malam, 7 Oktober 2017, di Purwakarta, Jawa Barat, yaitu awan berbentuk lafdzul jalaalah atau lafaz Allah. Kejadian langka ini berhasil diabadikan oleh salah seorang warga Purwakarta, Wulan Ameliawati. Ia pun mengunggah hasil jepretan awan tersebut melalui akun Facebook-nya.

Unggahan Wulan Ameliawati tersebut ditanggapi beragam oleh warganet. Kebanyakan dari mereka berucap subhanallah karena menilai fenomena tersebut sebagai bentuk peringatan agar manusia senantiasa mengingat Tuhan.

Menanggapi fenomena ini, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, mengatakan bahwa kejadian tersebut harus dijadikan momentum bagi warganya untuk bertasyakur. Makna tasyakur menurut dia adalah sikap mental yang menunjukkan rasa terima kasih, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama makhluk.

"Semoga ini tanda-tanda kemuliaan. Makanya harus dijadikan momentum oleh kita untuk senantiasa bersyukur, membangun hubungan timbal balik dengan alam yang menjadi anugerah Allah kepada kita," ucap Dedi, saat dikonfirmasi, di rumah dinasnya, Jalan Gandanegara Nomor 25, Purwakarta, Minggu, 8 Oktober 2017.

Berbagai bentuk rasa syukur, menurut dia, dapat dilakukan dalam sikap-sikap penjagaan terhadap alam. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Purwakarta tersebut menekankan merawat Bumi dan pohon di sekitar lingkungan merupakan tanda syukur yang sesungguhnya.

Terlihat Awan Bertuliskan Lafaz Allah Saat Azan di Makassar

Awan dengan tulisan lafaz Allah tiba-tiba muncul sepintas di langit Kota Makassar, Kamis (28/9/2017). Fenomena unik ini sempat terekam oleh seorang warga Jalan Rappocini Raya, Lorong 5 Kelurahan Rappocini, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar saat hendak menunaikan Salat Magrib.

"Awan bertuliskan lafaz Allah itu saya lihat dengan jelas muncul saat azan Magrib dikumandangkan," kata Andi Muhammad Nabri Wijaya (16), warga Jalan Rappocini Raya Lorong 5 tersebut kepada Liputan6.com.

Ia mengaku tak tahu persis makna dari munculnya fenomena unik awan bertuliskan lafaz Allah tersebut. Tapi kata dia, penampakan awan tadi sudah merupakan kedua kalinya yang ia lihat.

"Kali ini saya foto karena merasa takjub dengan awan bertuliskan lafaz Allah tersebut. Setelah itu saya bergegas menuju masjid untuk menunaikan salat Magrib," terang Nabri sapaan akrab Muhammad Nabri Wijaya itu.

Pertama kali, awan dengan bentuk yang sama ia lihat pada hari kelima setelah lebaran Idul Fitri. Awan dengan tulisan lafaz Allah yang begitu indah. "Semoga pertanda baik. Karena awannya bertuliskan lafaz Allah. Amin," harapnya.

Cerita Lafaz Allah di Kening Bayi Tampan Cilacap

Perasaan bahagia dan takjub masih terus dirasakan Heriyono (27) hingga hari ini. Bagaimana tidak, istrinya Tika Fia Diansari (23) telah melahirkan seorang bayi lelaki tampan pada Selasa malam, 11 Juli 2017, di sebuah rumah sakit bersalin di Kota Majenang.

Perasaan takjub itu pun bertambah. Pasalnya, hari kedua usai dilahirkan, Heriyono yang saat itu tengah memperhatikan anaknya dengan saksama baru menyadari ada tanda lahir atau dalam bahasa lokal disebut toh di kening putranya, dengan lafaz Allah."Subhanallah, ternyata setelah diperhatikan, kening anak saya ada lafaz Allah-nya," tutur Heri kepada Liputan6.com, Sabtu, 15 Juli 2017.

Warga Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, itu bertambah takjub ketika menyadari, tiap kali dibacakan ayat Alquran ataupun mendengar suara azan di musala, lafaz Allah di kening bayi yang belum dinamai itu bertambah jelas.

"Ini kan sekarang di Mulyasari. Dekat juga dengan musala. Kalau mendengar suara ngaji atau azan, tanda di keningnya semakin kelihatan jelas," ujarnya lagi.

Dikira Bintik Merah Biasa, Tanda Lahir Bayi Jambi Berlafaz Allah

Bayi dengan tanda lahir sudah biasa terjadi. Namun, terasa istimewa apabila tanda lahir yang melekat di bagian tubuh sang bayi mirip lafaz Allah. Inilah yang dialami balita bernama Muhammad Gio Syahputra di Kota Jambi.

Pada mulanya, proses kelahiran balita yang lahir pada 26 Maret 2017 itu tampak biasa saja. Tak ada tanda-tanda aneh yang dialami putra ketiga pasangan Subandy (35) dengan Rubiah (27) itu.

"Proses persalinannya lancar, tak ada tanda aneh. Sampai umur tiga bulan ini sehat-sehat saja anak saya itu," ujar Subandy saat dihubungi Liputan6.com, Senin malam, 10 Juli 2017.

Pria yang sehari-sehari tinggal di Jalan Madura, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, ini mengatakan, tanda lahir pada bayinya tersebut ada di bagian pinggang sebelah kanan. Bila diperhatikan sekilas seperti bercak daging warna merah darah. "Sekilas seperti tak mirip. Namun jika diperhatikan dengan seksama, tanda lahirnya seperti lafaz Allah," ucap Subandy. (*)

BERITA REKOMENDASI