Tak Miliki Kepribadian Tangguh, Banyak Orang Shock di Era Disrupsi

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Era disrupsi menyebabkan banyak orang menjadi shock. Kecepatan perubahan dunia yang membuat kita shock.

“Pada masa mendatang akan semakin shock apabila tak memiliki kepribadian tangguh, energi positif dan karakter sukses,” kata Prof Heru Kurnianto Tjahjono, Guru Besar Ilmu Manajemen SDM Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) saat memberi motivasi Wisuda dalam Tasyakuran Mahasiswa S1 dan S2 Fakultas Ekomomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan secara online, Kamis (09/09/2021).

Dalam Tasyakuran Wisuda periode September 2021 ini bertema ‘Lulusan FIB Tangguh dan Spiritual, Intentegrity dan Profesional/SIP di Era Digital’ ini menghadirkan narasumber Prof Dr Kurnianto Tjahjono, Dr Retnosyari Septiyani STP MSc, Dr Abdul Choliq Hidayat MSi dengan moderator Lu’lu Nafiati SE MSc. Kegiatan tersebut dibuka dan pengantar Dr Salamatun Asakdiyah MSi, Dekan FEB-UAD.

Menurut Heru Kurnianto, kecerdasan pemimpin di era disrupsi membutuhkan intelectual quotient, emotional quotient, execution quotient, adversity quotient dab spiritual quotient. “Dalam era disrupsi, leader adalah Anda, dan Anda sutradara sekaligus aktor,” kata Guru Besar tamu UGM.
Sedangkan Dr Salamatun

Asakdiyah MSi mengatakan, era disrupsi dan pandemi, lulusan FEB harus memiliki semangat pantang menyerah dan harus memiliki literasi digital yang baik. Selain itu, semangat tangguh dan memiliki Spiritual, Integrity dan Profesional/SIP. “Pada wisuda periode September ini FEB-UAD meluluskan 179 jenjang S1 dan S2,” ucapnya.

Wisudawan Terbaik, Sofia Nur Haliza dari prodi Manajemen dengan IPK 3,95, Rizky Maula dari Prodi Akuntansi IPK 3,84, Rossy Dwi Anita dari Ekonomi Pembangunan IPK 3,83 dan Sugeng Widodo dari Prodi Magister Manajemen IPK 3,98. (Jay)

 

 

BERITA REKOMENDASI