Tak Terpakai, Rumah Dinas Camat untuk Isolasi

YOGYA (KR) – Pemkot Yogya tengah mengkaji penambahan shelter untuk melakukan isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan. Salah satunya ialah memfungsikan rumah dinas camat yang tidak digunakan.

Wakil Walikota yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogya Heroe Poerwadi, mengaku ada beberapa rumah dinas camat yang tidak digunakan para mantri karena tempat tinggalnya berdekatan. “Makanya sedang kita siapkan agar yang tidak digunakan itu bisa dimanfaatkan untuk shelter,” tandasnya, Senin (18/1).

Kebijakan tersebut untuk mengantisipasi jika shelter yang ada di Tegalrejo penuh. Shelter tersebut memiliki kapasitas 42 kamar dengan total 84 bed. Akan tetapi meski dalam satu kamar bisa diisi dua orang, namun jika tidak dalam satu keluarga maka tetap akan dipisah. Oleh karena itu, mengingat tingginya kebutuhan pasien Covid-19 agar bisa menjalani isolasi mandiri secara optimal, maka ketersediaan kamar yang memadai perlu segera dilakukan.

Heroe menambahkan, selain memaksimalkan rumah dinas camat yang tidak digunakan, tiap kampung juga didorong memiliki shelter. Beberapa kampung seperti di Kotagede sudah mampu menggulirkan hal serupa. Di antaranya dengan memanfaatkan ruang di rumah ibadah, balai pertemuan maupun bangunan yang tidak digunakan. “Sejumlah kampung sudah menjalankan seperti itu. Kita dorong agar kampung lain juga menyediakan tempat-tempat khusus bagi warganya yang tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumah,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI